Depok.suara.com - Dedi Mulyadi kembali menyindir Yessi agar tidak lagi memandang pasangan dari hartanya. Hal ini terkait permintaannya untuk memberikannya mahar sertifikat rumah.
Anggota DPR RI ini menyarankan agar Yessi memilih lelaki karena kerja kerasnya. Karena dirinya menyakini pria seperti itu yang pada masa depan akan punya harapan.
"Apa yg dia miliki besok akan hilang dijual. Pilih laki-laki itu walaupun dia miskin dia pekerja keras," tegas Dedi Mulyadi dalam YouTube Kang Dedi Mulyadi.
"Dia tidak punya apa-apa, rumahnya ngontrak, tapi kerja keras, pilih lelaki kayak gitu. Lelaki kerja keras dia punya harapan. Tetapi lelaki kaya misalnya warisan dari orang tuanya, kalau dia pemalas tidak punya harapan karena nanti asetnya akan dijual," jelasnya.
Dedi Mulyadi kemudian menceritakan awal pernikahannya yang sangat sederhana. Ketika itu dirinya mendapat wejangan bila sudah bisa memberikan beras dua liter, seseorang bisa menikah.
Sedangkan ketika sudah melangsungkan pernikahannya, dirinya mengaku tidak mempunyai barang-barang bagus. Bahkan semua barang tersebut adalah bekas karena dahulunya dia adalah tukang beras.
"Nikah tinggal di kontrakan ada kulkas bekas, lemari bekas, kasur bekas. Saya beli bekas semua. Karena saya tidak punya duit saat itu. Ketika nikah saya tukang beras," ucapnya.
Namun menurut Dedi Mulyadi dengan ketangguhan, seorang lelaki bisa memberikan segalanya untuk pasangan. Bahkan kelak bisa memberikan kebahagiaan pada istrinya.
Dirinya kemudin bertanya kepada Yessi apakah siap menikah dengan lelaki pekerja keras. Bahkan menikah tanpa adanya resepsi.
Baca Juga: Piala AFF 2022 Tinggal Menghitung Hari, Rachmat Irianto Akui Timnas Indonesia Belum Capai Target
Yessi menegaskan dirinya siap mengubah mindsetnya. Dan mau menerima lelaki asalkan pria tersebut perkerja keras.
"Lelaki ideal yang bekerja keras. Kalau dulu harus sudah punya rumah. Sekarang nikah tanpa pesta berani?" tanya Dedi Mulyadi.
"Berani pak," tegas Yessi.