Kuwait Boikot Produk Swedia Karena Bakar Al-Qur'an, IKEA Cs Ketar Ketir

Suara Depok

Jum'at, 27 Januari 2023 | 11:39 WIB
Kuwait Boikot Produk Swedia Karena Bakar Al-Qur'an, IKEA Cs Ketar Ketir
Kuwait boikot Swedia karena aksi bakar al-qur'an (Reuters)

Depok.suara.com - Parlemen Kuwait menyerukan memboikot produk-produk asal Swedia. Hal ini merupakan buntut aksi pembakaran Alquran di ibu kota Swedia, Stockholm, akhir pekan lalu.

Dalam sebuah sesi, 41 anggota parlemen mengecam pembakaran kitab suci umat Islam yang dilakukan oleh tokoh politik sayap kanan, Rasmus Paludan. Mereka menyebut langkahnya memprovokasi perasaan umat Islam di seluruh dunia.

"Kami juga mengutuk pemerintah Swedia karena memberikan izin untuk melakukan tindakan tersebut dan menghimbau semua anggota parlemen di dunia untuk memboikot pemerintah Swedia dan semua pemerintah yang tidak menghormati nilai-nilai suci umat Islam," ujar pernyataan bersama itu dikutip Middle East Monitor, Jum'at (27/1/2023).

Parlemen bukan yang pertama menyerukan boikot di Kuwait. Senin, koperasi negeri itu juga telah mengumumkan boikot produk Swedia sebagai protes atas tindakan provokatif yang dilakukan Paludan.

Menteri Luar Negeri Kuwait Sheikh Salem Abdullah Al-Jaber Al-Sabah telah mengeluarkan pernyataan untuk mengutuk pembakaran Alquran. 

"Melukai sentimen Muslim di seluruh dunia dan menandai provokasi serius", tegasnya.

Tidak dikatakan jelas jenis produk Swedia di negara tersebut. Namun mengutip Sweden.se, beberapa perusahaan asal Swedia dan menyebar di dunia antara lain Assa Abloy, Electrolux, Ericsson, Essity, H&M, IKEA, Skanska, Spotify, Vattenfall, serta Volvo.

Sebenarnya, pemerintah Swedia juga ikut mengecam aksi Paludan. Perdana Menteri (PM) Swedia Ulf Kristersson mengatakan yang dilakukan Paludan 'tidak sopan'.

Sebelumnya, Paludan melakukan aksi pembakaran Alquran itu di depan Kedutaan Turki di Stockholm. Ini sebagai reaksi mengkritik Turki dan Presiden Recep Tayyip Erdogan, yang ia sebut menyudutkan posisi Swedia terkait pendaftaran NATO.

baca juga

Turki adalah negara NATO yang menentang bergabungnya Swedia karena sejumlah hal di antaranya "dukungan" ke kelompok Kurdi, yang dianggap Ankara pemberontak. Padahal untuk menjadi anggota NATO, Swedia harus mendapat persetujuan seluruh alias 30 anggota aliansi.

Aksi Paludan menimbulkan gelombang protes di sejumlah negara mayoritas Muslim. Di sisi lain, hal itu ditiru politisi Belanda Edwin Wagensveld yang membagikan video aksi provokatif merobek-robek Alquran di depan gedung parlemen di Den Haag.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PM Malaysia Akui Jijik Lihat Kelakuan Politisi Swedia Usai Panggil Dubes Terkait

PM Malaysia Akui Jijik Lihat Kelakuan Politisi Swedia Usai Panggil Dubes Terkait

News | Jum'at, 27 Januari 2023 | 09:53 WIB

Aksi Rasmus Paludan Pembakar Alquran di Swedia yang Tidak Menyesal

Aksi Rasmus Paludan Pembakar Alquran di Swedia yang Tidak Menyesal

Video | Kamis, 26 Januari 2023 | 10:00 WIB

LIVE STREAMING: Local Media Outlook, Gali Potensi Bisnis Media Lokal di 2023

LIVE STREAMING: Local Media Outlook, Gali Potensi Bisnis Media Lokal di 2023

Video | Kamis, 26 Januari 2023 | 15:07 WIB

Terkini

Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur

Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:45 WIB

Dirgahayu Bhayangkara ke-80, Bupati Bogor Doakan Polri Selalu Kuat Jadi Pengayom Masyarakat

Dirgahayu Bhayangkara ke-80, Bupati Bogor Doakan Polri Selalu Kuat Jadi Pengayom Masyarakat

Bogor | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:38 WIB

Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara

Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:35 WIB

Pegadaian Praya Dukung Infrastruktur Sekolah dan Edukasi Investasi Emas bagi Siswa

Pegadaian Praya Dukung Infrastruktur Sekolah dan Edukasi Investasi Emas bagi Siswa

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:33 WIB

Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan

Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:27 WIB

Cantik tapi Kelam: Merasakan Perihnya Luka Sejarah Lewat Kebaya Merah di Tebing Kanal

Cantik tapi Kelam: Merasakan Perihnya Luka Sejarah Lewat Kebaya Merah di Tebing Kanal

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:27 WIB

Timothee Chalamet dan Selena Gomez Bintangi Film Animasi Not Alone

Timothee Chalamet dan Selena Gomez Bintangi Film Animasi Not Alone

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:25 WIB

AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?

AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:24 WIB

Tayang 8 Juli, Idol Training Camp Tampilkan 24 Peserta dari 4 Grup Berbeda

Tayang 8 Juli, Idol Training Camp Tampilkan 24 Peserta dari 4 Grup Berbeda

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:22 WIB

Berlaku Agustus 2026, DJP Klaim Pungutan ke Marketplace Bukan Pajak Baru

Berlaku Agustus 2026, DJP Klaim Pungutan ke Marketplace Bukan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:22 WIB

×