Depok.suara.com - Shane Lukas, salah satu tersangka penganiayaan David, tidak menyangka jika Mario akan melakukan tindakan keji ke David.
Menurut Shane, sebelum kejadian penganiayaan, Mario masih bersikap baik kepada David Ozora. Dari mengobrol hingga duduk bareng.
"Mario melakukan itu di luar ekspektasi saya. Karena pada saat itu si David di chat pun masih ngomong baik-baik. Keluar pun di rangkul, duduk bareng-bareng," kata Shane.
Hal itu terungkap saat Shane di wawancara oleh jurnalis Abraham Silaban dan dimuat di akun TikTok @abraham_silabanreal.
Dalam kesempatan itu, Shane juga berharap bisa bertemu dengan David. Selain mendo'akan kesembuhan David, Shane berjanji akan kooperatif dalam proses persidangan.
"Saya Shane Lukas, saya berjanji akan korporatif dalam pengadilan. Dan untuk David saya berharap semoga cepet sembuh," ujar Shane.
Shane juga akan bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnya, meskipun Shane tidak memungkiri bahwa dirinya merasa takut takut dan merasa bersalah
"Takut, deg-degan, merasa bersalah," ujar Shane, "Tapi saya harus terus maju. Bagaimanapun besar kecilnya yang telah terjadi harus dipertanggungjawabkan,".
Shane juga sempat menjelaskan mengenai surat yang dikirimkannya untuk David, menegaskan sekali lagi jika dirinya ingin bertemu David.
"Inisiatifnya lebih ke hati nurani, tergerak karena saya jujur ingin ketemu David, pengen banget ngobrol," ujar Shane.
Baca Juga: Agnes Minta Divonis Bebas dengan Alasan Masih Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum David
"Cuma saya harus menjalani masa tahanan di Rutan Polda. Saya juga harus mengikuti peraturan yang ada, nggak bisa sembarangan," tambah Shane, "Tapi saya berharap ingin bertemu David, ingin meminta maaf kalau bisa," pungkasnya. ***