Tenri Ajeng Anisa secara terbuka melayangkan somasi untuk Inara Rusli dan Virgoun atas tuduhan pelakor yang diterimanya.
Dilihat dari kanal youtube Insert Today (3/5), Tenri Anisa merasa dirinya menjadi korban atas tuduhan jadi orang ketiga tersebut.
Tenten diwakilkan kuasa hukumnya menyatakan somasi 2 kali 24 jam dan menuntut permohonan maaf Inara serta Virgoun yang menyeret Tenri dalam kisruh rumah tangga keduanya.
Sementara itu, buntut dari tuduhan pelakor yang dilayangkan padanya, kini bukan hanya dirinya yang menerima perundungan publik.
Ibunya dihujat dan dianggap tidak bisa mendidik anak atas pebuatannya.
"Yang membuat saya marah itu, begitu ada yang menyebut nama ibu saya. Sampai ibu saya dibilang mati segala macem dan dibilang tidak bisa mendidik anaknya," tandasnya sambil menitikan air mata.
Bukan cuma Ibu, tante-tante Tenri dibuat seolah tidak bisa tidur dihujani hujatan bertubi-tubi dari warganet.
"Apalagi tante saya yang di Belanda, tante saya yang di Papua juga facebooknya sampai diserang sama orang-orang, hati saya kacau loh Pak," tambahnya.
Tenri turut meminta maaf karena masih banyak pihak yang kena sasaran hujat publik karna kasus ini, seperti keluarga pacarnya serta tempat sekolahnya yg juga kena hujat netizen.
"Saya ingin meminta maaf kepada keluarga saya dan keluarga pacar saya yang sudah terbawa-bawa di sini, dan juga instansi sekolah saya dan klub taekwondo saya yang sudah terseret-seret karena masalah ini," tutup Tenten.