Depok.suara.com - Sosok Panji Gumilang menjadi sorotan pasca ajaran Pesantren Al-Zaytun dianggap sesat. Bahkan ada yang meminta agar Pesantren Al-Zaytun segera ditutup.
Pada podcast dengan Andy F Noya, pendiri Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang membantah telah menistakan agama. Dirinya bahkan mengklaim tak pernah juga menista agama lain.
"Saya tidak pernah menistakan agama. Kalau ditanya saya bilang saya tidak pernah menistakan agama. Apalagi itu agama saya. Agama lain saja tidak pernah saya menistakan," ucapnya.
Andy F Noya lantas menanyakan apakah Panji Gumilang siap bila akan dipanggil oleh kepolisian. Dirinya kemudian menyatakan tidak gentar.
Panji Gumilang juga membantah kabar pelecehan seksual yang diduga dilakukannya. Dirinya bahkan menyebut pernyataan tersebut adalah khayalan.
"Itu kan khayal mereka. Khayal mereka," ucapnya.
Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut ada tiga hal yang disorot dalam permasalahan Al-Zaytun. Pertama terkait potensi pidana yang mungkin terjadi dalam permasalahan tersebut.
Kemudian ada Kementerian Agama telah memiliki ancang-ancang untuk mengatasi ribuan santri di Al-Zaytun apabila nantinya lembaga pendidikan itu dikenakan sanksi administratif.
"Tindakan administrasi pasti sudah dihitung dan disiapkan dengan baik oleh yang memiliki kewenangan. Kewenangannya adalah Kemenag bukan di Pemprov Jabar," kata politikus Golkar itu.
Baca Juga: Rendy Kjaernett Selingkuh dengan Syahnaz Sadiqah, Padahal Istri Ungkap Keuangan Pas-pasan