Depok.suara.com, Seorang karyawan minimarket jadi korban pencurian bermotor (Curanmor) saat pulang kerja, Minggu (23/7/2023) malam di sekitaran Jalan Tole Iskandar Depok.
Korban yang bernama Rizki Damas Nugraha atau kerap disapa Sadam kepada wartawan mengatakan kejadian itu berawal saat dirinya pulang kerja di daerah Raya Bogor.
Saat melintas perjalanan ke rumah sekitar pukul 23.00 WIB melintas Jalan Tole Iskandar dalam perjalanan tiba-tiba kaki kiri terlikit benang sampai akhirnya terluka.
"Tidak tahu apa modus sebelum kejadian ada benang di jalan melilit jari kelingking kaki sebelah kiri hingga mengeluarkan banyak darah,"katanya.
Dirinya sempat menghentikan motor berhenti pinggira jalan jalan tidak lama datang dua orang berboncengan motor menawarkan pertolongan.
Pramuniaga di Indomaret ini menuturkan kedua laki-laki berboncengan dengan menggunakan motor tersebut mencoba memberikan pertolongan dibawa ke klinik terdekat.
"Tadi saya tidak ada naruh curiga apa-apa terhadap kedua orang laki-laki yang memberikan pertolongan tersebut. Sampai dibawa ke Klinik Naura tidak jauh dari rumah setelah dibersihkan luka dan harus dirujuk ke RS HGA keluar klinik kedua orang tersebut sama motor sudah tidak ada," katanya.
Berdasarkan keterangan satpam klinik, lanjut Sadam, pelaku kabur ke arah Jalan Merdeka.
"Satpam juga tidak naruh curiga ke kedua laki-laki tersebut. Selain itu karena tidak ada menaruh rasa curiga kunci motor juga sama pelaku sehingga dengan mudah membawa kabur motor," tambahnya.
Baca Juga: 5 Pemain Top Dunia Didikan Frank Wormuth, Tersebar dari Real Madrid hingga Dortmund
Pelaku Ngaku Polisi
Dalam perjalanan pelaku yang memboncengin Sadam dengan menggunakan motornya sempat mengaku polisi.
Pelaku ngaku bagian dari Tim Polsek, sambil nunjuk-nunjuk melewati Polsek Sukmajaya.
"Supaya tambah yakin temannya bilang lapor dulu ke komandan bahwa sedang bantu korban laka jadi seperti ada ngaku-ngaku anggota polisi gitu,"katanya.
Motor yang dicuri pelaku Honda Beat warna biru putih B 6243 ZON kasusnya sudah ditangani Polsek Sukmajaya.
Untuk ciri-ciri pelaku sendiri menurut Sadam keduanya sama-sama berkulit gelap, tinggi badan 170 Cm, pake jaket merah, dan mengenakan baft serta helm, serta motor jenis klasik matik yang digunakan saat kejadian.
"Lantaran lokasi kejadian hanya beberapa ratus meter dari Polsek Sukmajaya saat malam itu juga ada anggota piket langsung melakukan cek tkp.
Akibat kejadian tersebut dirinya harus mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Hasanah Graha Afiah dan mendapatkan tujuh jahitan luka terbuka jari kelingking kaki sebelah kiri akibat terlilit benang di jalan.
Sadam berharap kejadian yang menimpa kepada dirinya, untuk tidak terjadi ke korban-korban lainnya.
"Semoga para pelaku dapat segera ditangkap polisi. Sehingga tidak ada lagi korban-korban lainnya dan pemerintah kota juga dapat menambah penerangan jalan di titik-titik jalan yang gelap sebagai antisipasi kejahatan," katanya.
Dari kejadian ini agak syok dan tidak akan lagi menggunakan sandal karena berbahaya karena modus kejahatan sekarang ini macam-macam.