Depok.suara.com - Kebiasaan menggigit kuku jari sering kali dianggap menjadi masalah sepele. Terlebih, orang bisa secara reflek atau tanpa sadsr menggigit kuku jarinya sendiri ketika merasakan emosi tertentu atau merasa risih dengan kuku jarinya yang panjang.
Diketahui, Onychophagia merupakan istilah medis bagi orang-orang yang punya kebiasaan menggigit kuku saat sedang cemas ataupun sebaliknya.
Meski terlihat sepele, kebiasaan tersebut ternyata dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Namun sayangnya, masih banyak orang yang tidak menyadari risiko dari bahaya menggigit kuku.
Nah, dikutip dari berbagai sumber, berikut bahaya menggigit kuku:
1. Peradangan kuku
Bahaya menggigit kuku yang pertama merupakan paling umum dirasakan yaitu terjadinya peradangan pada kuku.
Terdapat komposisi kimia pada air liur yang berfungsi untuk memecah lemak dan molekul pada makanan dan kemudian menyebabkan peradangan pada kuku.
Alasan tersebut juga berlaku pada saat menjilat bibir dengan air liur. Menjilat bibir hanya akan membuat permukaan bibir kering dan pecah-pecah.
2. Infeksi paronikia
Baca Juga: Denise Chariesta Minta Tak Kasihani Bayi di Kandungannya: Anak Gue Hidupnya Lebih Enak daripada Lu
Akibat dari seringnya melakukan kebiasaan ini ialah tercabutnya kulit halus di bawah kuku yang menimbulkan luka kecil. Hal tersebut membuka pintu untuk bakteri mudah masuk dan menyebabkan infeksi.
Bahaya yang satu ini dapat disembuhkan dengan dihentikannya kebiasaan tersebut. Untuk menangani jari kuku yang terluka, bisa meredamnya dengan air hangat.
3. Kerusakan pada gigi
Kuku nyatanya bisa merusak kesehatan gigi jika kebiasaan tersebut terus dilakukan tanpa henti. Risiko yang bisa dirasakan yaitu bergesernya posisi gigi dari tempatnya hingga menyebabkan gigi pecah. Parahnya lagi, kebiasaan ini dapat menimbulkan infeksi yang cukup parah pada gigi.
4. Sakit perut
Organ yang satu ini mungkin dirasa tidak ada hubungannya dengan kebiasaan menggigit kuku. Namun ternyata, sakit perut masuk ke dalam daftar bahaya menggigit kuku.