Depok.suara.com – Tommy Soeharto, putra dari Soeharto ungkap kebiasaan ayahnya selama 32 tahun selama menjabat sebagai Presiden RI.
Dikenal sebagai sosok yang tegas dan otoriter, ternyata Tommy Soeharto sebagai anak Presiden, bongkar sisi lain sang ayah yang tidak banyak di ketahui publik.
Pernyataan tersebut, terungkap dalam tayangan video lawas yang diunggah oleh channel Youtube Lensa Indonesia – RTV beberapa waktu yang lalu.
Dimana dalam kesempatan itu, anak bungsunya bu Tien Soeharto ini membeberkan rahasian keharmonisan keluarga Cendana.
Pasalnya, selama 32 tahun berkuasa, sang ayah seringkali melakukan malam bersama dengan Tien Soeharto beserta anak-anaknya.
“Waktu beliau berdua masih menjabat, hampir tiap malam kami itu makan malam bersama,” ujar Tommy.
Adik bungsu dari suami Mayangsari ini mengatakan, meskipun ayahnya seorang Presiden, namun tetap menyukai makanan tradisional yang dimasal langsung oleh tangan istrinya yakni Tien Soeharto.
Sederhana saja, dengan kelembutan hati dan tangannya, almarhumah Tien Soeharto membuatkan sayur lodeh dengan campuran tempe di dalamnya yang menjadi kesukaan sang Presiden.
“Yang biasa dimasak almarhumah ibu itu biasanya ini sayur tempe. Biasanya itu kayak sayur lodeh tapi ada tempenya dan itu justru favoritnya Pak Harto,” tandas Tommy.
Baca Juga: 5 Rahasia Sukses Membuat Judul Skripsi yang Disetujui Dosen Pembimbing
“Bukan makanan-makanan kayak western-lah, beliau kan dari desa,” sambungnya.
Kenang momen saat-saat kedua orangtuanya masih hidup, dalam makan malamnya Soeharto sering memberikan wejangan pada anak-anaknya.
Bahkan, Soeharto seringkali menjawab pertanyaan anaknya bila ada yang mengajaknya berdiskusi atau bahkan memberikan wejangan bila ada hal yang perlu di luruskan.
Bagi Tommy Soeharto sosok ayahnya saat berada di rumah, berbeda dengac citra yang melekat selama 32 tahun berkuasa yakni tegas dan otoriter.
Di rumah, ayah Tommy Soeharto yakni Presiden Soeharto layaknya figur seorang ayah yang sangat terbuka pada anak-anaknya.
“Kalau lagi kakan malam, Pak Harto suka kasih wejangan gak sih? Ngingetin atau jutru makan malam waktunya beliau marahin anak-anaknya?,” tanya pembawa acara.