Depok.Suara.com - Jessica Kumala Wongso sempat menjadi cibiran publik karena diduga telah membunuh sahabatnya sendiri, yakni Mirna Salihin.
Jessica Kumala Wongso divonis pengadilan terbukti memasukkan racun sianida ke dalam cangkir kopi vietnam milik Mirna Salihin yang telah dipesan sebelum sang sahabat tiba di Cafe Olivier.
Kasus tersebut menjadi perhatian publik dan disorot oleh para awak media yang meliput kasus pembunuhan Mirna Salihin hingga sidang vonis terhadap Jessica Kumala Wongso dijatuhkan.
Saat kasus pembunuhan tersebut mencuat, publik banyak yang prihatin dengan keluarga korban. Namun, seiring dengan berjalannya persidangan, penilaian publik terhadap Jessica seketika berubah.
Masyarakat menjadi simpati dengan Jessica karena dinilai tidak bersalah lantaran tidak disertai dengan bukti-bukti yang kuat, tidak dilakukan otopsi, serta adanya kejanggalan lainnya dari kasus ini.
Sementara itu, ayah dan suami dari almarhum Mirna dituding sebagai pembunuh anaknya sendiri.
Hal ini membuat seorang jurnalis menilai bahwa pengacara Otto Hasibuan yang merupakan pengacara Jessica telah berhasil merebut perhatian publik dengan pernyataannya saat berada di persidangan.
Dilihat dari akun TikTok @afrannino, Fristian Griec mengatakan seorang Otto Hasibuan sangat pintar untuk menggeser opini publik hingga akhirnya pelaku mendapat banyak dukungan dari masyarakat.
"Kepiawaian seorang Otto Hasibuan untuk menggeser opini publik itu luar biasa, pendukung Jessica jadi banyak sekali. Mereka sangat percaya bahwa Jessica tidak bersalah,"kata Fristian Griec. Dikutip Depok.Suara.com pada Kamis (5/10).
Baca Juga: Viral Foto Betrand Peto dan Sarwendah Berkeringat Sambil Tiduran, Ketahui Faktanya!
Kini, kasus kopi sianida ini dikemas menjadi sebuah film dokumenter yang berjudul 'Cold Ice: Murder, Coffee and Jessica Wongso' yang tayang di Netflix.
Dengan adanya film dokumenter kasus pembunuhan Mirna, tidak sedikit yang meminta agar kasus tersebut dapat dibuka kembali. (*)