Sejak saat itulah, Jessica Wongso harus meratapi nasib mendekam dibalik jeruji besi.
"Aku menghabiskan malam berbaring di lantai yang keras dan dingin sambil menatap ruang kosong. Satu hal yang pasti, dunia telah runtuh menimpaku,” imbuhnya.
Tentu saja, kasus kematian Mirna membuat dirinya sangat terpukul. Bahkan ia juga bertanya-tanya apakah ketika dirinya bertemu dengan orang baru apakah akan tetap di cap sebagai pembunuh.
Dalam film tersebut, juga terdapat wawancara Jessica Wongso secara online dari luar penjara. Akan tetapi, seorang petugas menyela hingga akhirnya wawancara tersebut dihentikan.
Sejak saat itu, tim Netflix sulit mendapatkan akses hingga akhirnya buku diary Jessica Wongso menjadi pengganti wawancara yang dihentikan itu. (*)