Depok.suara.com - Ahli Forensik Djaja Surya Atmadja menyatakan sudah mempunyai beberapa pengalaman melakukan otopsi kepada jenazah manusia. Bahkan sejak tahun 80 an, dirinya telah melakukan otopsi sebanyak 10 kali setiap harinya.
Dilihat dari podcast YouTube Asik, Djaja Surya Atmadja menjelaskan telah bertemu dengan beberapa jenazah manusia. Sehingga bisa mengetahui penyebab dari kematian seseorang.
"Saya ini dahulu di didik di RSCM tahun 1986 itu satu hari 10 otopsi. Satu tahun sekian. Jadi tangani kasus ratusan ribu," katanya.
Disebutkan beberapa indikasi bila seseorang meninggal dunia yang tak wajar. Sepertinya adanya luka yang berarti kekerasan atau biru karena lebam-lebam.
Sementara itu saat menangani kasus jenazah Mirna Salihin, Djaja Surya Atmadja mengaku tak mencium bau sianida. Dirinya malah menduga ini karena kekurangan oksigen.
"Ini kekurangan oksigen," jelasnya.
Karena itulah Djaja Surya Atmadja awalnya telah meminta kepolisian untuk melakukan otopsi. Sehingga kasus ini tidak menjadi masalah pada masa mendatang.
"No otopsi no case. Masalahnya udah minta polisi tapi keluarga gak setuju," pungkasnya.