Lima Transfer Pemain Terburuk dalam Sejarah Sepak Bola Modern

Dexcon

Rabu, 27 Juli 2022 | 15:23 WIB
Lima Transfer Pemain Terburuk dalam Sejarah Sepak Bola Modern
Striker Barcelona Ousmane Dembele disebut sebagai salah satu transfer pemain terburuk dalam sejarah. (LLUIS GENE / AFP)

Liga-liga sepak bola Eropa sedang menikmati jendela transfer di awal musim 2022/23. Klub-klub besar maupun kecil berlomba membeli pemain terbaik di kesempatan emas ini.

Semua pemain ini terlihat menjanjikan. Tapi kamu juga tentu tahu, sering kali pemain bintang yang dibeli awal musim akan membawa bencana bagi klub saat liga berjalan. Nah, berikut ini adalah daftar lima transfer pemain terburuk sepanjang sejarah:

5. Carlos Tevez

Carlos Tevez saat masih berseragam Shanghai Shenhua. [Chandan KHANNA / AFP]

Pada 2016 lalu nama Carlow Tevez mengguncang jagat bola. Striker Argentina yang pernah membela Juventus dan Manchester United diboyong dari Boca Juniors oleh klub Tiongkok, Shanghai Shenhua dengan harga sekitar 16 juta poundsterling.

Ia kabarnya digaji 630.000 poundsterling per pekan. Jika itu angka itu benar, maka saat itu Tevez adalah pesepak bola dengan gaji termahal di dunia. Tevez sendiri memang membantah kabar soal gajinya itu.

Shenhua berharap besar pada Tevez. Sayang yang terjadi justru mengecewakan. Tevez yang ketika itu berusia 33 tahun, hanya bermain sebanyak 20 kali dalam satu musim. 

Ia mencetak  empat gol dan terlihat sangat bosan di lapangan. Para suporter Shenhua kerap mengejeknya di lapangan. 

Belakangan Tevez mengaku bahwa ia ke Tiongkok hanya untuk berlibur. Ia juga menilai bahwa pemain sepak bola China tidak punya bakal alami. Ia memprediksi bahkan dalam 50 tahun sepak bola Tiongkok tak akan bisa bersaing di dunia.

4. Romelu Lukaku

Romelu Lukaku - CFC [GLYN KIRK / AFP]

Setelah sukses di meraih Scudetto bersama Inter Milan, Chelsea membeli kembali Lukaku pada 2021 dengan nilai transfer sekitar 97,5 juta poundsterling.

The Blues berharap, striker Belgia yang pernah dibuangnya itu, akan bersinar dengan kilau yang sama terangnya dengan di Italia. Sayang seribu sayang, harapan itu melayang denga cepat.

baca juga

Di Inggris, Lukaku melempem. Ia hanya mencetak 15 gol musim lalu. Ia kemudian disisihkan oleh manajer Thomas Tuchel setelah mengatakan kepada Sky Italia bahwa potensinya belum sepenuhnya dimaksimalkan di Chelsea. Ia juga mengaku merindukan Inter Milan.

Di musim ini Lukaku kembali dipinjamkan ke Inter Milan. Raksasa Italia itu hanya membayar ongkos sekitar sepersepuluh dari yang dibayar Chelsea pada awal musim 2021. 

3. Coutinho

Philippe Coutinho, Barcelona [AFP]

Countinho diboyong Barcelona dari Liverpool dengan mahar sekitar 105 juta poundsterling. Ia dibeli setelah Barca menelan pil pahit kepergian Neymar ke PSG.

Alhasil, tidak hanya dibeli dengan harga mahal. Countinho juga digaji selangit: 470.000 poundsterling per pekan. Tetapi performa gelandang Brasil itu dilapangan benar-benar merayap.

Di dua musim pertamanya bersama Barca, Coutinho terlihat sangat canggung di lapangan. Jumlah golnya yang diciptakannya tidak memuaskan. Ia lebih banyak duduk di bangku cadangan.

Tak lama berselang, ia dipinjamkan ke Bayern Munich. Di klub raksasa Jerman itu, ia menikmati prestasi merebut trigelar - termasuk juara Liga Champions - pada musim 2019/2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanpa Gol dalam Dua Laga Pramusim, Lewandowski Kesulitan di Barcelona?

Tanpa Gol dalam Dua Laga Pramusim, Lewandowski Kesulitan di Barcelona?

Bola | Rabu, 27 Juli 2022 | 14:02 WIB

Diimbangi Barcelona, Allegri Tetap Puas dengan Penampilan Juventus

Diimbangi Barcelona, Allegri Tetap Puas dengan Penampilan Juventus

Bola | Rabu, 27 Juli 2022 | 13:39 WIB

Chelsea Tertarik Boyong Bek Leicester Wesley Fofana

Chelsea Tertarik Boyong Bek Leicester Wesley Fofana

Bola | Rabu, 27 Juli 2022 | 13:31 WIB

Terkini

Amerika Ancam Bombardir Fasilitas Nuklir Bawah Tanah Iran, Trump: Mustahil Dihentikan

Amerika Ancam Bombardir Fasilitas Nuklir Bawah Tanah Iran, Trump: Mustahil Dihentikan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:08 WIB

Bantai Bali United, Herdman Klaim Timnas Indonesia Mulai Temukan Identitas Permainan

Bantai Bali United, Herdman Klaim Timnas Indonesia Mulai Temukan Identitas Permainan

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:05 WIB

Mulai 1 Agustus, Makassar Tak Lagi Terima Sampah Campuran di TPA Tamangapa

Mulai 1 Agustus, Makassar Tak Lagi Terima Sampah Campuran di TPA Tamangapa

Sulsel | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:01 WIB

Pemain Persib dan Persija Cetak Gol, Timnas Indonesia Bantai Bali United Jelang Piala AFF 2026

Pemain Persib dan Persija Cetak Gol, Timnas Indonesia Bantai Bali United Jelang Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00 WIB

Drama Flower of Evil: Saat Seorang Detektif Harus Selidiki Suaminya Sendiri

Drama Flower of Evil: Saat Seorang Detektif Harus Selidiki Suaminya Sendiri

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00 WIB

Sampah Organik di Kota Depok Masih Menumpuk, Bisakah Maggot Menjadi Solusi?

Sampah Organik di Kota Depok Masih Menumpuk, Bisakah Maggot Menjadi Solusi?

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Mudah Datangkan Pemain, Mariano Peralta Jadi Buktinya

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Mudah Datangkan Pemain, Mariano Peralta Jadi Buktinya

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:56 WIB

Motor Listrik Nasional: Kemandirian Teknologi atau Sekadar Euforia Tukang Rakit?

Motor Listrik Nasional: Kemandirian Teknologi atau Sekadar Euforia Tukang Rakit?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:56 WIB

Polda Metro Jaya Masih Analisis Berkas Laporan, Kapan Hotman Paris Dipanggil Polisi?

Polda Metro Jaya Masih Analisis Berkas Laporan, Kapan Hotman Paris Dipanggil Polisi?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:55 WIB

Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Soal Tempat Duduk Jangan Didramatisir

Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Soal Tempat Duduk Jangan Didramatisir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:53 WIB

×