Diketahui, Angelina Sondakh pernah divonis 12 tahun atas kasus korupsi pembangunan wisma atlet Kemenpora dan Kemendiknas pada 2013 silam.
"Impresi pertama soal gedung itu (KPK lama). Siapa pun yang masuk ke situ pasti udah penuh keringet. Tapi gak tau sekarang, itu zaman aku dulu," kata Angie.
"Kalau meriksa orang, saya dorong untuk jujur, bicara apa adanya. Dan memang saya pahamlah di kasus korupsi apalagi berjejaring. Itu untuk jujur gak mudah," timpal Novel.
Angie mengaku sangat sulit untuk membaca pikiran para penyidik, termasuk Novel yang pernah memeriksanya di KPK.
"Kadang-kadang kita gak tau nih, misalnya aku jujur, tapi kalau bapak gak percaya saya jujur, ya susah," Angie.
Dia pun mengaku pasrah saat diperiksa langsung oleh Novel. Saking ditakuti oleh para koruptor, Angie pun sempat berpikiran agar Novel sendiri yang mengisi langsung keterangannya di berita acara pemeriksaan alias BAP,
"Jadi kalo aku pada waktu ketemu pak Novel kan, rasa-rasanya tuh pengen gini. Yauda lah bapak tanya, bapak isi sendiri lah (BAP-nya). Orang ceritanya juga bapak tau kan ya," curhat Angie.
BW pun menanggapi curhatan Angie saat berhadapan langsung dengan Novel saat menjadi penyidik KPK.
"Apa yang lo mau, udahlah suka-suka lo," timpal BW.
"Maksdunya saat itu mentalnya sudah seperti itu, jujur Angie.