Akui Giring Opini hingga Bharada E Divonis Ringan, Kritik Telak Andi F Noya ke Mahfud MD: Bukan Orang Sembarangan, Anda Ini Menko Polhukam!

Dexcon

Rabu, 22 Februari 2023 | 17:58 WIB
Akui Giring Opini hingga Bharada E Divonis Ringan, Kritik Telak Andi F Noya ke Mahfud MD: Bukan Orang Sembarangan, Anda Ini Menko Polhukam!
Akui Giring Opini hingga Bharada E Divonis Ringan, Kritik Telak Andi F Noya ke Mahfud MD: Bukan Orang Sembarangan, Anda Ini Menko Polhukam! (tangkapan layar/ist)

Menko Polhukam Mahfud MD merupakan salah satu menteri yang kerap koar-koar soal kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Yosua. Bahkan, Mahfud Md sempat mendoakan Bharada E alias Richard Eliezer agar bisa mendapat hukuman ringan.

Terkait hal itu, Mahfud Md mengaku tidak keberatan jika disebut-sebut telah menggiring opini terkait kasus tragedi berdarah Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo. Pernyataan itu disampaikan Mahfud dalam program acara Kick Andy yang ditayangkan akun Youtube Metro TV, Senin (20/2) lalu. 

"Saya tidak keberatan sama sekali, saya ingin membentuk good opini, agar opininya tidak sesat, opinya benar seusai dengan apa yang saya yakini," kata Mahfud Md menjawab pertanyaan Andy F Noya selaku host. 

Meski mengaku telah menggiring opini, Mahfud Md mengklaim tidak pernah melontarkan ucapan  untuk memengaruhi putusan hakim saat menjatuhkan vonis kepada para terdakwa. Kepada Andi Noya, Mahfud hanya mendoakan agar Richard Eliezer bisa mendapatkan vonis ringan. 

"Iya, tapi saya tidak katakan hukumannya harus sekian, kan tidak. Saya katakan, saya berdoa mudah-mudahan anak baik ini dihukum ringan, untuk Eliezer ya," klaim Mahfud MD. 

"Itu sudah mempengaruhi," timpal Andi Noya. 

Mantan Ketua MK itu membeberkan alasan dirinya yang terlihat sangat membela Eliezer, sang eksekutor Brigadir J yang akhirnya divonis ringan, 1,5 tahun penjara oleh majelis hakim. Mahfud mengaku dirinya sangat menolak untuk diam setelah terbongkarnya skenario licik Ferdy Sambo dalam kasus itu. 

"Ndak apa-apa. karena faktanya di persidangan itu memang mengerikan. Eliezer ngaku kan. Masak Eliezer dituntut begitu tinggi, Eliezer udah ngaku, 'Saya itu disuruh ngaku, saya dikasih uang Rp1 miliar.' Sesudah jadi tersangka nanti anda tunggu saya keluar SP3 karena anda melakukan itu karena terpaksa. Kita akan diam untuk itu, rasa keadilan saya menolak untuk diam karena itu," ujar Mahfud.  

Merespons itu, Andi Noya pun membandingkan soal penggiringan opini tersebut dengan jabatan Mahfud MD sebagai menteri. Menurutnya, jabatan Mahfud itu sangat berpengaruh untuk membentuk oponi publik terkait kasus Brigadir J. 

baca juga

"Rasa keadilan anda kan subjektif sifatnya. Tapi kan anda punya jabatan, bukan orang sembarangan. Kalau rasa keadilan saya saya sampaikan ke publik, semua orang bilang, apa urusan Andi Noya? ada urusan apa-apa, enggak pengaruhi apa-apa. Anda ini Menko Polhukam!" tegas Andi Noya. 

Mahfud pun membalas pernyataan Andi Noya. Dia pun menyinggung nama Kamaruddin Simanjuntak, pengacara Richard hingga nama Wahyu Imam Santoso selaku ketua hakim yang mengadili kasus Brigadir J. Kedua nama itu disebut Mahfud akhirnya turut berperngaruh dalam kasus yang menjerat mantan eks Kadiv Propam Polri itu. 

"Oh ndak, rasa keadilan dikemukakan pejabat atau bukan. Buktinya, si Kamaruddin itu orang apa, Teguh Santoso itu orang apa? Berpengaruh juga kan pada akhirnya," balas Mahfud. 

"Maksud saya anda kan tadi mengatakan kalau pejabat berpengaruh, kalau bukan pejabat seperti anda tidak berpengaruh, berpengaruh juga. Justru saya menopang di opini publik," imbuhnya. 

Belum puas dengan jawaban sang narasumber, Andy Noya pun memberi pernyataan yang nyelekit kepada Mahfud MD. Menurutnya, Mahfud terkesan sangat bernafsu ikut campur dalam kasus Brigadir J untuk menyalahkan Ferdy Sambo.

Andy Noya pun sempat menyinggung ucapan Mahfud Md yang sempat mengkritik DPR karena dianggap diam semasa kasus ini masih berproses di kepolisian. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BREAKING NEWS! Bharada E Tidak Dipecat, Tetap Menjadi Anggota Polri!

BREAKING NEWS! Bharada E Tidak Dipecat, Tetap Menjadi Anggota Polri!

News | Rabu, 22 Februari 2023 | 17:45 WIB

Orang Aslinya Tampil ke Publik! Mbak LPSK Cantik Pengawal Richard Eliezer soal Tyna Ratu: Gak Mirip Saya Yah

Orang Aslinya Tampil ke Publik! Mbak LPSK Cantik Pengawal Richard Eliezer soal Tyna Ratu: Gak Mirip Saya Yah

Dexcon | Rabu, 22 Februari 2023 | 15:32 WIB

Melihat Richard Eliezer Pakai Seragam Polri saat Sidang Etik Kasus Pembunuhan Yosua

Melihat Richard Eliezer Pakai Seragam Polri saat Sidang Etik Kasus Pembunuhan Yosua

Foto | Rabu, 22 Februari 2023 | 13:34 WIB

Terkini

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Malang | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34 WIB

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Bekaci | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda

Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:25 WIB

LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI

LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum

BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum

Surakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:22 WIB

BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT

BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT

Sumbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21 WIB

×