Video syur wanita mirip pacar Fadly Faisal, Rebecca Klopper masih diburu netizen setelah viral di jagat Twitter. Gegara menculnya video syur wanita Rebecca Klopper, nama Becca pun masih menjadi sorotan hingga menjadi trending topic hari ini.
Video syur mirip Rebecca Klopper yang berdurasi 47 detik itu menjadi viral setelah dibagikan oleh akun Twitter nabullaaa.
"Bestie, ada apa ini? Editan atau real sih?" Tulis cuitan tersebut.
Dalam tangkapan layar tersebut, terlihat seorang perempuan yang sedang merebahkan diri. Perempuan tersebut memakai busana yang mirip seperti milik Rebecca Klopper.
Video syur itu pun diburu netizen karena bikin penasaran.
"Tolong spill videonya," komentar seorang netizen.
"Aku punya videonya nih," timpal netizen yang lain.
"Ayo spill link-nya yang punya, jangan pelit," tambah yang lainnya lagi.

Sejak beredar dan menjadi sorotan netizen, belum diketahui siapa pihak yang pertama kali menyebarkan video syur tersebut. Hingga berita ini ditulis, pihak Rebecca Klopper juga belum memberikan tanggapan apa pun.
Bisa Kena UU ITE
Meski video syur itu banyak diburu, ada konsekuensi hukum yang bisa menjerat penyebar video tersebut lantaran dilarang secara hukum. Penyebaran konten bermuatan melanggar kesusilaan diatur dalam Pasal 27 Ayat 1 UU ITE Nomor 19 Tahun 2016. Adapun pasal tersebut berbunyi:
"Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan".
Sementara, ancaman hukuman bagi pelanggar pasal tersebut tertuang dalam Pasal 45 UU ITE, yakni:
"Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)".
Bisa Kena Jebakan Phising
Tak cuma bisa dijerat secara hukum, netizen juga harus waspada setelah video syur mirip Rebecca Klopper beredar. Pasalnya, tautan yang disebarkan bisa jadi merupakan jebakan link phising. Saat diklik, link phising tersebut bisa membawa ke situs malware yang membahayakan.
Link tersebut kemudian bisa jadi membuat sosial media Anda terkena hack. Pasalnya, kebanyakan link phising akan membuat korbannya tak sadar memberikan izin untuk mengakses media sosial yang tengah digunakan.
Dalam beberapa kasus, link phising tersebut bisa membuat akun media sosial korban mengunggah postingan tak senonoh. Bahkan, ada juga yang sampai mengambil alih, atau bahkan berujung pada penipuan yang merugikan secara materi.
Anda tentu tak ingin hal ini terjadi. Dengan demikian, waspada dengan tautan yang dibagikan secara bebas tanpa diketahui sumber pastinya adalah hal utama. Jangan sembarangan mengklik tautan yang beredar meski diiming-imingi tautan video syur yang membuat Anda penasaran.
(Sumber: Suara.com)