Erina Gudono blak-blakan membongkar sosok sang suami sekaligus anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep yang tidak diketahui publik. Hal itu diungkap istri setelah Kaesang mengungkap alasannya ingin berkarier di dunia politik sekaligus rumor hendak maju di Pilwalkot Depok, tahun depan.
Awalnya, Kaesang dalam akun YouTube Kaesang Pangarep by GK yang tayang belum lama ini mengaku alasan terjung ke politik praktis untuk membantu orang yang lebih banyak lagi.
Kaesang diketahui memiliki banyak perusahaan, di antaranya seperti Sang Pisang dan Sang Javas. Alasannya berbisnis sendiri untuk membantu orang lain bisa bekerja di perusaahaannya.
"Sebenernya gini saya tuh pengen membantu orang lebih banyak kalau, saya di perusahaan misalkan kata saya cuma bisa bantu 100 orang," ujar adik Gibran Rakabuming Raka itu.
"Tapi kan kalau dengan saya jadi Wali Kota atau sebagai eksekutif itu bisa membantu jauh lebih banyak," imbuhnya.
Namun, sang istri langsung menyanggah ucapan Kaesang. Erina Gudono pun mengaku jika suaminya itu tiap hari hanya mengeluh saja.
"Alah, nggak nggak jadi, jadi kalau mas Kaesang tuh ngomongnya mau bantu orang, kontribusi dia tuh tiap hari kerjaannya sambat terus. Pulang syuting nih, pulang syuting tuh sehari syuting, sehari udah bed rest," ujar Erina.
Walhasil, seisi studio langsung heboh setelah mendengar ucapan Erina Gudono.
"Kecapekan ya kalo misalnya syuting aja capek apalagi ngurusin rakyat," celetuk Kiky Saputri selaku host.
"Lebih banyak sambatnya dia," sahut Erina Gudono.
Walau pernyataan diprotes sang istri, Kaesang Pangarep mengakui jika sedang mencari pencitraan lewat video podcast yang dibikinnya itu.
Dia pun merasa heran dengan sikap Erina yang justru menjatuhkan nama suaminya yang ingin mencari simpatik masyarakat terkait niatannya terjun ke politik.
"Ini kan podcast buat aku kampanye, Ini kok malah dijelek-jelekin toh," ucap Kaesang mengeluh.
"Ini biar rakyat tidak tertipu. Kita memberikan ekspektasi serendah-rendahnya gitu," timpal Erina.
"Ini terlalu rendah," balas Kaesang yang membuat semua orang terbahak.