Meski bakal menjadi rival di Pilpres 2024 mendatang, Capres Anies Baswedan dan Capres Ganjar Pranowo tak disangka bisa bertemu saat keduanya menjadi tamu Allah. Pasalnya, Anies dan Ganjar disebut-sebut tak sengaja berjumpa saat sedang melaksanakan Ibadah Haji di Tanah Suci, Makkah, Arab Saudi, kemarin waktu setempat.
Hal itu berdasarkan yang beredar di kalangan jurnalis. Dalam foto itu, Anies dan Ganjar tampak tersenyum. Dalam pertemuan itu, terlihat juga Ferry Farhati dan Siti Atiqoh yang masing-masing merupakan istri dari Anies dan Ganjar.
Selain dari keluarga Anies dan Ganjar, Menteri Bappenas Suharso Monoarfa turut hadir dalam pertemuan kedua elite itu saat berangkat haji.
"Saya kurang tahu pastinya siang atau sore. Tapi jika dilihat dari foto ya memang saat sedang perjamuan makan dan mereka tidak sengaja bertemu ya," kata Kris.
Sementara itu perihal foto beredar, tampak Anies dan Ganjar tersenyum. Turut ikut foto bersama di antara Ganjar dan Anies ialah Menteri Bappenas Suharso Monoarfa.
Soal pertemuan Anies dan Ganjar di tanah suci diakui oleh Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra.
Dia mengatakan, momen kebersaaman Anies dan Ganjar itu saat keduanya makan siang bersama di Mina Hospitality Palace.
"Itu makan siang bareng, sebelahan meja di Mina Hospitality Palace, fasilitas kerajaan di Mina," kata Herzaky seperti dikutip dari Suara.com, Selasa (27/6).
Walau makan siang bersama dan bersebelahan meja, Herzaky menegaskan pertemuan Anies dan Ganjar bukan pertemuan yang direncanakan.
"Bukan pertemuan yang direncanakan," kata Herzaky
Partai Demokrat sendiri menyambut positif pertemuan keduanya di tanah suci di sela-sela ibadah haji. Menurut Herzaky, pertemuan antara bakal calon presiden itu bisa membawa manfaat.
"Alhamdulillah bagus antarbacapres bertemu, silaturahmi, komunikasi. Apalagi di tanah suci. Semoga pertemuan ini bisa membawa manfaat untuk semua," kata Herzaky.
Herzaky memandang pertemuan Anies dan Ganjar merupakan pengingat bahwa berbeda pilihan bukan lantas tidak komunikasi.
"Pengingat kalau berbeda pilihan, bukan berarti harus bermusuhan dan tidak berkomunikasi," kata Herzaky.
PKS Senang