Terjadi peristiwa pengancaman terhadap jurnalis yang menunggu pemeriksaan Menko Perekonomian Airlangga Hartato di Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Senin malam. Pria diduga pengawal Airlangga Hartato mengancam akan menembak jurnalis.
Mengutip Suara.com, peristiwa itu berawal setelah Airlangga Hartato rampung menjalani pemeriksaan di Kejagung soal kasus dugaan korupsi terkait izin ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).
Dalam kasus itu, Airlangga Hartato diperiksa selama 12 jam sejak pagi hingga pada malam hari sekitar pukul 21.10 WIB.
Ketua Umum Partai Golkar tersebut mengaku dicecar sebanyak 46 pertanyaan oleh penyidik Kejagung.
"Saya telah menjawab 46 pertanyaan dan mudah-mudahan jawaban sudah terjawab dengan sebaik-baiknya," kata Airlangga seperti dikutip dari Suara.com.
Setelah itu, Airlangga bergegas meninggalkan Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung RI. Terlihat ada mobil Toyota Land Cruiser hitam yang ditumpangi Airlangga untuk meninggalkan lokasi.
Aksi pengancaman dari seorang pria itu terjadi saat sejumlah wartawan hendak mengggali keterangan Airlangga. Saat itu, tampak Airlangga dikawal sejumlah pria berbadan kekar yang memakai kemeja putih.
Sejumlah pria diduga pengawalnya tampak berupaya membuka jalan agar Airlangga bisa masuk ke dalam mobil.
Dorong-dorongan pun sempat terjadi hingga salah satu di antara pengawalnya berteriak mengancam menembak jurnalis.
Baca Juga: Sepupu Raffi Sedang Dirundung Duka, Alshad Ahmad Justru Dirisak: Gak Insaf-insaf Lo!
"Buka jalan, gue tembak, tembak lo," teriaknya.
Usai Airlangga masuk ke dalam mobil, sebuah Toyota Kijang Inova yang diduga ditumpangi rombongan pengawal Airlangga lalu tancap gas hingga mengenai sejumlah wartawan.
Keributan kembali terjadi sampai pada akhirnya rombongan tersebut pergi sambl melontarkan umpatan.
"Goblok," teriaknya.
(Sumber: Suara.com)