Selebgram Oklin Fia disebut-sebut berpeluang diangkat menjadi duta Majelis Ulama Indonesia setelah bikin heboh bikin konten jilat es krim seperti layaknya oral seks di dekat kelamin seorang pria. Namun, soal Oklin Fia bakal menjadi duta langsung ditepis oleh MUI pusat lewat unggahan di Instagram pada Selasa (5/9) kemarin.
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis, menegaskan pihaknya tak pernah kepikiran untuk memilih Oklin Fia sebagai duta MUI.
"Saya tegaskan bahwa di Majelis Ulama Indonesia, saya tidak pernah berpikir, jangankan pernah memutuskan untuk menjadikan Oklin Fia sebagai duta Majelis Ulama Indonesia," kata Cholil Nafis, mengutip Suara.com, Rabu (6/9).
Setelah menepis kabar soal Oklin Fia bakal menjadi duta MUI.
Cholil Nafis menyebut jika MUI hanya menerima permohonan maaf dan penyesalan yang diungkapkan Oklin Fia setelah kontennya yang bermuatan pornografi itu banyak dipermasalahkan masyarakat, terutama umat Islam.
"Meskipun tentunya, saya menghargai atas taubat penyesalan dan koreksinya terhadap dirinya yang telah menggunakan media sosial kurang baik," katanya.
Cholil Nafis berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi perempuan 22 tahun itu sehingga tidak akan mengulanginya lagi.
Kabar peluang Oklin Fia menjadi duta MUI itu berawal dari pengacaranya, Budiansyah.
Hal itu diucapkan Budiansyah saat menjelaskan apa saja yang disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Badan Hukum MUI, Ikhsan Abdullah, ketika bertemu Oklin Fia.
Dia membeberkan jika pihak MUI berharap masalah ini menjadikan Oklin Fia ciut dalam membuat konten lagi.
"Yang tadinya terpeleset, 'Oh, saya masih diberikan tempat. Saya masih diberikan ruang. Saya masih diberikan kesempatan untuk menginspirasi orang-orang'. Saya tidak tahu detailnya seperti apa, tetapi lebih ke duta MUI. Kemarin ada sempat penyampaian seperti itu," ujar Budiansyah.
Setelahnya, ucapan Budiansyah itu menjadi bahan perbincangan warganet dan banyak yang kontra dengan usul tersebut.
(Sumber: Suara.com)