Polisi telah menetapkan lima tersangka terkait pembuatan film porno yang dibintangi Selebgram Siskaeee dan Virly Virgiani. Tersangka Irwansyah, pemilik rumah produksi film porno ternyata sempat menjadi sutradara film horor dan komedi di tanah air.
"Si I (Irwansyah) ini dulunya sutradara, pernah membuat film horor dan juga komedi," kata Kasubdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Adrian Satrio, dikutip dari Suara.com, Selasa (12/9).
Berdasar pengakuannya kepada penyidik, Irwansyah beralih membuat film porno karena dianggap lebih menghasilkan banyak cuan.
"Terkait motif ekonomi. Mungkin menawarkan film seperti ini lebih banyak peminatnya," bebernya.
Selain Irwansyah, empat tersangka lain yang ikut terlibat dalam film porno garapan rumah produksi Kelas Bintang itu berinisial JAS, AIS, AT dan SE.
"JAS itu kameramen, AIS selaku editor, SE selaku sekretaris dan salah satu talent wanita, AT selaku sound engineering dan pemain figuran juga," kata Adrian.
Polisi juga sedang menelusuri aliran uang yang dihasilkan dalam pembuatan film porno tersebut. Dalam penelusuran itu, polisi juga menggandeng beberapa bank untuk memblokir rekening yang dipakai para tersangka untuk menampung keuntungan dari film esek-esek itu.
"Kami sudah koordinasi dengan beberapa bank untuk dilakukan pemblokiran hari ini," ujar Adrian Satrio.
Selain itu, penyidik juga sudah melibatkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk memblokir situs yang menyuguhkan film porno garapan Kelas Bintang.
Baca Juga: Bareng Siskaeee Main Film Bokep Jaksel, Virly Virginia: Honornya Lebih Gede dan Memang Asyik
"Kami juga sudah koordinasi dengan Kominfo untuk pemblokiran terkait web yang ada kaitannya dengan rumah produksi tersebut," katanya.
Setelah terungkap, polisi juga akan menjadwalkan pemeran dalam film porno tersebut pada pekan ini. Siskaeee dan Virly Virginia menjadi orang yang kabarnya akan diperiksa sebagai saksi kasus tersebut.
"Terduga talent akan kami panggil minggu ini. Dijadwalkan hari Jumat besok," kata Adrian Satrio.
(Sumber: Suara.com)