Nama Jessica Kumala Wongso yang dipenjara atas kasus kopi sianida pada 2016 lalu kembali viral. Wanita yang diduga menjadi pembunuh temannya, Mirna Darmawan Salihin mendadak kembali jadi perbincangan publik setelah kisahnya dituangkan dalam film dokumenter bertajuk "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso" garapan Netflix.
Imelda Wongso, Ibunda Jessica pun tetap berkukuh jika putriya telah dizalami atas kematian Mirna. Imelda pun mengaku sangat menyayangi Mirna karena sudah kenal dekat dengan putri Darmawan Salihin itu.
Pernyataan itu disampaikan Imelda dalam cuplikan video wawancara yang ditayangkan channel Youtube, Intens Investigasi pada Rabu (3/10).
Imelda Wongso menganggap jika putrinya hanya dijadikan kambing hitam atas kematian Mirna Salihin. Tangis Imelda pun tumpah saat mengungkit lagi kasus kopi sianida yang menyeret Jessica ke penjara.
"Kelihatannya semua itu gak ada, emang ini dibikin, jadi dibikin kayak sinetron gitu lho, ya kan? Sebetulnya Jessica itu gak berbuat, tapi dicari-cari kejelekannya," kata Imelda.
Imelda pun juga menyayangkan tindakan suami Mirna, Arief Soemarko yang buru-buru membawa istrinya ke rumah sakit. Padahal menurutnya, Mirna sempat diberikan perawatan oleh salah satu dokter setelah meminum Vietnam Ice Coffe di Olivier Cafe, Grand Indonesia (GI, Jakarta Pusat pada 6 Januari 2016 lalu.
Imelda pun menyebut jika Mirna meninggal dalam perjalanan setelah dibawa oleh suaminya dengan menggunakan mobil saat hendak menuju RS Abdi Waluyo.

"Mirna itu gak meninggal kalau dibawa pakai ambulans. Ibu menyesalkan itu. Kasih kesempatan dokter GI untuk merawat dia. Kan bisa dikasih oksigen, itu sudah mau dikasih oksigen. Terus langsung dijemput sama suaminya (Arief Soemarko). Suaminya bawa, mati di perjalanan, meninggalnya di perjalanan kan. Siapa yang disalahkan?" katanya sembari meneteskan air mata.
Imelda Wongso pun menganggap nyawa Mirna bisa saja diselamatkan jika suaminya menyerahkan kepada dokter yang sempat menangani istrinya itu. Imelda pun menyebut jika kematian Mirna itu karena tindakan suaminya yang teledor.
Baca Juga: Ogah Sharing Makanan ke Orang Lain, Cinta Laura: Kalau Ada yang Sakit Gimana?
"Cuma ibu menyesalkan, mestinya Mirna itu tidak meninggal kalau suaminya tidak teledor. Suaminya teledor itu, enggak kasih kesempatan dokter GI menangani lebih lama. Dokter Joshua bilang normal semuanya tensi diperiksa badannya panas. Biarkan dia kurang oksigen. Biarin gitu loh baru nanti telepon ambulans jangan buru-buru dibawa, salahnya dia di situ di bawah pakai mobil sendiri," katanya.
Imelda pun mengaku bertambah sedih ketika mengetahui Mirna akhirnya meninggal dunia. Kesedihannya itu lantaran Imelda mengklaim sangat dekat dengan Mirna yang menjadi sahabat putrinya. Bahkan, dia menganggap jika Mirna adalah anak yang manja.
"Saya sayang loh Mbak Mirna. Mirna (saat) hidup itu dekat kalau ngomong sama ibu tuh manja dia. Mirna gak salah apa-apa, mereka gak pernah ribut. Mereka anak baik-baik semua," katanya.