Kasus 'Kopi Sianida' yang telah menewaskan I Wayan Mirna Salihin pada 2016 kembali viral dan menjadi perdebatan publik. Cerita soal celana sobek milik terpidana Jessica Kumala Wongso yang dibuang oleh ART bernama Sri pun kembali muncul ke permukaan.
Misteri celana sobek itu dianggap menjadi kunci untuk memastikan apakah celana yang dikenakan Jessica saat bersama Mirna dan rekannya Hani di kafe Oliver pada Januari 2016 itu memang ada jejak racun sianida atau tidak.
Terkait hal itu, Otto Hasibuan membeberkan soal cerita ART yang bekerja di rumah Jessica Wongso. Berdasar berita acara pemeriksaan (BAP) yang dibacanya, ART itu memang disuruh Jessica untuk membuang celana tersebut karena sudah sobek.
Menurut Otto, awalnya ART itu hendak mencuci pakaian Jessica karena berada di tempat cucian kotor.
"Saya enggak ngerti kenapa ada isu ini dan siapa yang membuat isu ini. Jadi cerita yang sebenarnya berdasarkan berita acara yang saya baca ya namanya Nur Hayati atau apa lupa saya, dia mengatakan saya dikasih celana, waktu Jessica pulang saya apa celananya kan dimasukan di tempat yang kotor. Lantas dia mau cuci ditanya sama Jessica ini celananya robek begitu kalau robek ya buang aja," kata Otto dikutip dari channel Youtube Cumicumi pada Kamis (19/10).
Otto pun menganggap jika celana sobek itu mestinya dapat ditemukan oleh polisi saat menggeledah rumah Jessica. Pasalnya, dia mengaku jika celana sobek itu masih berada tiga hari sebelum akhirnya dibuang oleh ART Sri ke tempat sampah atas perintah Jessica.
"Oleh si pembantu disimpanlah itu di ember 3 hari, 3 malam di sana ya. Kan selama proses ini polisi kan sudah datang menggeledah rumahnya Jessica. Mestinya akal pikiran saya ini analisis kalau mereka (polisi) betul-betul cari itu pasti dia dapat dong atau mungkin dia dapat atau gimana," katanya.
![Jessica Wongso dan Otto Hasibuan di persidangan kasus Kopi Sianida. [suara.com/Oke Atmaja]](https://media.suara.com/suara-partners/dexcon/thumbs/1200x675/2023/10/04/1-terdakwa-jessica-kumala-wongso-dan-pengacara-otto-hasibuan.jpg)
"(Setelah) 3 hari kemudian katanya oleh pembantu itu dia buanglah itu di tong sampah. Jadi pikiran sehat saya kalau di tong sampah ya pasti ada juga barang itu ya," lanjut Otto.
Lantaran merasa yakin tidak ada serbuk sianida di celana sobek Jessica, Otto Hasibuan mengaku sempat meminta jaksa penuntut umum untuk menghadirkan ART Sri ke persidangan yang dianggap mengetahui soal celana robek yang telah dibuang ke tempat sampah. Namun, Otto menyebut jika tim jaksa tak bisa menghadirkan ART itu ke sidang kasus Jessica.
"Karena saya membaca ini saya penasaran, saya enggak yakin ada sianida. Akhirnya saya beranikan diri saya minta pada Jaksa hadirkan saksi itu supaya jangan ada dusta di antara kita. Supaya dia bercerita sebenarnya celana itu karena ini kan saksi yang memberatkan verinya jaksa jaksa saya enggak mau bawa saksi," ujar Otto.
Lantaran ART Sri itu tidak bisa dihadirkan ke persidangan, Otto pun menyimpulkan jika tak ada cerita soal celana milik Jessica Wongso yang hilang.
"Jadi apa yang terjadi ya berarti tidak ada kesaksian tentang celana hilang. Kalau tidak ada orang yang bersaksi, jadi cerita itu tidak ada. Saya nyatakan di sini resmi cerita celana hilang tidak ada, karena tidak ada saksi yang bercerita itu di pengadilan," bebernya.