Komentar Joshua Oppenheimer setelah "Jagal" Gagal Raih Oscar

admin

Selasa, 04 Maret 2014 | 05:56 WIB
Komentar Joshua Oppenheimer setelah "Jagal" Gagal Raih Oscar
Joshua Oppenheimer saat "The Act Of Killing" meraih penghargaan di ajang BAFTA, pertengahan Februari 2014. (Foto: Reuters/Suzanne Plunkett)

Suara.com - Film dokumenter The Act of Killing (TAoK) atau yang juga diberi titel Jagal, akhirnya gagal meraih Piala Oscar, setelah sebelumnya menjadi pemberitaan heboh dan banyak diunggulkan saat masuk nominasi. Walau demikian, sang sutradara, Joshua Oppenheimer, mengaku tidak kecewa, bahkan sudah cukup puas dan bangga.

Berbicara kepada The Guardian, beberapa jam setelah perhelatan Academy Awards ke-86 usai, Senin (3/3/2014) waktu setempat, Oppenheimer justru menyampaikan bahwa ada hal-hal lebih penting yang telah berhasil dihadirkan film itu, yang membuatnya senang dan bangga.

"Saya sejujurnya merasa kami sebenarnya sudah menang," ujar Oppenheimer. "Film ini telah memunculkan satu tingkat perubahan di Indonesia, lebih dari apa yang sempat kami harapkan tiga tahun lalu. Kami tidak membuat film ini untuk meraih Oscar; namun untuk membuka kemungkinan-kemungkinan atas perubahan," sambungnya.

Oppenheimer melanjutkan, bagi dirinya hal paling signifikan adalah bahwa film ini menjadi bagian dari perjuangan melawan impunitas. Ia pun mengakui bahwa nominasi di ajang Oscar saja pun sudah turut menguatkan perjuangan tersebut.

"Apakah kami memenanginya atau tidak, nominasi ini telah membuat pemerintah (Indonesia) mengakui apa yang telah terjadi (dulu) itu adalah salah. Itulah hal signifikan dalam perjuangan melawan impunitas, dan itu mungkin tak akan terjadi (juga) tanpa adanya perhatian dari Oscar," katanya.

"Tidak ada kepahitan dalam hal ini. Tapi jelas bahwa kisah menggugah soal para penyanyi latar merupakan sebuah pilihan aman. (Namun) Akan bagus sekali jika para juri Oscar paham bahwa mereka sebenarnya punya kekuatan untuk membuat perubahan yang sebenarnya," tandas Oppenheimer pula.

Seperti diketahui, di kategori dokumenter, penghargaan terbaik akhirnya diberikan kepada film 20 Feet from Stardom, yang intinya mengisahkan lika-liku para penyanyi latar di industri musik. Sementara, TAoK sendiri adalah film terkait pembantaian massal menyusul peristiwa G30S/PKI, dengan aktor utama beberapa sosok jagal sebenarnya yang diminta dan bersedia untuk menuturkan sendiri kisah mereka di depan kamera. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Cuplikan Perhelatan Oscar 2014

Cuplikan Perhelatan Oscar 2014

Video | Senin, 03 Maret 2014 | 22:43 WIB

Kalah di Oscar, Jennifer Lawrence Menang di Twitter

Kalah di Oscar, Jennifer Lawrence Menang di Twitter

Tekno | Senin, 03 Maret 2014 | 19:41 WIB

David Ferrer Bidik "Hat-trick" di Buenos Aires

David Ferrer Bidik "Hat-trick" di Buenos Aires

News | Sabtu, 08 Februari 2014 | 14:47 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×