Korban Pelecehan Seksual UGB Mengaku Diteror

Madinah Suara.Com
Selasa, 01 April 2014 | 21:24 WIB
Korban Pelecehan Seksual UGB Mengaku Diteror
UGB dan pasiennya berdamai (Suara.com/Ismail)

Suara.com - Perempuan berinisial R yang mengaku dilecehkan secara seksual oleh Ustadz Guntur Bumi alias UGB mengaku sering mendapat teror.

"Terornya melalui SMS. Isinya memancing saya dan mengatakan saya adalah penipu," kata R, saat menggelar jumpa pers di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (1/4/2014).

Menguatkan pernyataannya, R memperlihatkan bukti sms yang diterimanya. Tertera beberapa pesan yang semuanya berisi caci maki. R mengaku mulai menerima pesan tersebut beberapa hari lalu.

"Tapi saya nggak tanggapi. Saya mau fokus sama masalah hukumnya. Saya juga nggak tahu siapa yang meneror saya," ujar R.

Sebelumnya, R melaporkan UGB ke Polda Metro Jaya atas sangkaan pelecehan seksual. Dia mengaku dicabuli saat berobat ke tempat praktek UGB pada 2011. Dengan dalih metode pengobatan, bagian sensitif R diraba suami artis Puput Melati itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI