Sutradara Muda Indonesia Belajar dari Festival Film Cannes

Esti Utami Suara.Com
Jum'at, 16 Mei 2014 | 16:33 WIB
Sutradara Muda Indonesia Belajar dari Festival Film Cannes
Situasi penyelenggaran Festival Film Cannes ke-67. (Reuters/Regis Duvignau)

Suara.com - Sutradara muda Indonesia, Mouly Surya dan Lucky Kuswandi, mendapat pengalaman berharga dari penyelengaraan Festival Film Cannes yang berlangsung di Prancis, pada 14-23 Mei 2014.

"Di Cannes saya bisa langsung menjalin 'networking' dengan insan perfilman dunia yang datang ke Cannes," ujar Mouly Surya (33) kepada Antara, Jumat (16/5/2014) di sela Marche du Film, pasar film terbesar di dunia yang merupakan bagian Festival Film Cannes.

Mouly Surya, sutradara film What They Don't Talk About When They Talk About Love, mengatakan, ini adalah kedua kalinya ia hadir di Cannes, yang menurutnya kiblat perfilman dunia.

Dia mengakui, di Festival Film Cannes ini banyak kesempatan baginya untuk belajar dan bertemu banyak sutradara dari berbagai negara. "Wawasan saya makin bertambah dan bisa berjumpa banyak orang," ujar Mouly yang datang ke Cannes bersama produser filmnya. Ia berharap suatu saat filmnya bisa diputar di Cannes.

Hal yang sama juga diakui sutradara muda, Lucky Kuswandi yang menyutradarai film "Selamat Pagi, Malam". Dia mengakui, rajin datang ke berbagai festival film dalam upaya menjalin networking dengan sutradara muda di seluruh dunia.

"Banyak kesempatan saya untuk melihat langsung perkembangan film dewasa ini," ujar Lucky Kuswandi, yang juga memproduksi film Madame X.

Penulis skenario dan sutradara lulusan dari The Art Center College of Design Los Angeles, Amerika Serikat dan terkenal dengan film pendek ini mengatakan, di Cannes ia berkesempatan untuk berbagi informasi dan juga melihat peta perfilman dunia.

Tidak saja sutradara muda yang ingin terjun langsung melihat perkembangan perfilman dunia di Festival Film Cannes tetapi juga produser film yang sudah malang melintang di dunia perfilman di tanah air seperti Gope T Samtani dari Rapi Film.

"Saya hampir setiap tahun datang ke Cannes untuk bisa melihat langsung perkembangan perfilman dunia," ujar Gope T Samtani yang dulu selalu membuka stand di Marche du Film, yang merupakan pasar film terbesar di dunia.

Dia mengakui, banyak film Indonesia yang laku dijual yang membuat para produser film Indonesia mulai bergairah dan film Indonesia mulai bangkit. Apalagi sejak delapan tahun lalu Indonesia selalu mengikuti promosi film di Marche du Film yang difasilitasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI