Ribut soal Inpres Jokowi, Ahmad Dhani 'Serang' Khrisna Murti

Madinah, Welly Hidayat

Jum'at, 03 Juni 2016 | 15:52 WIB
Ribut soal Inpres Jokowi, Ahmad Dhani 'Serang' Khrisna Murti
Ahmad Dhani Desak KPK Tangkap Ahok

Suara.com - Musisi sekaligus bakal calon gubernur DKI Jakarta Ahmad Dhani mengklarifikasi pembicaraannya lewat telepon dengan Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Polisi Krishna Murti terkait instruksi presiden yang memintanya menghentikan aksi demo di depan Gedung KPK, Kamis(2/6/2016) lalu. Dhani klaim tak salah dengar soal ucapan Krishna waktu itu.

"Orang dia (Krishna) ngomong ke saya, inpres (intruksi presiden) kok. Saya nggak salah dengar," kata Dhani bersikukuh kepada Wartawan, Jumat (3/6/2016).

Dhani tak membantah dihubungi Krishna dan diminta untuk tidak berunjuk rasa di depan gedung KPK karena alasan instruksi presiden. Namun, tak lama berselang, Khrisna meralat ucapannya.

"Dia (Krishna) komplain ke saya melalui telepon semalam, Dia bilang itu seharusnya pergub," ujar suami penyanyi Mulan Jameela ini.

Dhani tak memasalahkan istilah selip lidah Khrisna soal Inpres dan Pergub. Paling penting, menurut Dhani, siapa dalang yang memberi instruksi pelarangan aksi panggung rakyat yang digagasnya di gedung KPK.

"Yang saya usut adalah itu intruksi siapa? Kita demo presiden aja boleh masa di KPK nggak boleh?"ujar Dhani.

Sebelumnya Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti membantah pernah membawa-bawa nama Presiden Joko Widodo saat menelepon musisi Dhani terkait rencana demonstrasi di depan gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (2/6/2016).

Sebaliknya, Krishna Murti balik menuding jika Dhani yang membawa-bawa nama Presiden Jokowi.

"Saya tidak membawa nama Presiden (Jokowi). Karena kami ada laporan yang bersangkutan akan membawa kontainer ke gedung KPK. Saya tidak pernah sama sekali menyebut nama Presiden seperti yang dikatakan Dhani. Malah yang bersangkutan SMS ke saya dan masih ada," kata Krishna di Polda Metro Jaya.

Pernyataan Ahmad Dhani menyusul tindakan aparat Polda Metro Jaya mengamankan mobil tronton berisi perlengkapan aksi beserta kru musisi Ahmad Dhani dalam perjalanan menuju ke depan gedung KPK pagi tadi.Aktivis Ratna Sarumpaet yang tadinya juga akan ikut aksi menilai aneh dengan adanya Instruksi Presiden kepada polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Krishna Murti Bantah Bawa-bawa Jokowi Saat Telepon Ahmad Dhani

Krishna Murti Bantah Bawa-bawa Jokowi Saat Telepon Ahmad Dhani

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 18:16 WIB

Ratna Protes Slank Boleh Nyanyi di KPK, Tapi Ahmad Dhani Dilarang

Ratna Protes Slank Boleh Nyanyi di KPK, Tapi Ahmad Dhani Dilarang

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 16:38 WIB

Rombongan Diusir Polisi, Ahmad Dhani Menghilang

Rombongan Diusir Polisi, Ahmad Dhani Menghilang

Entertainment | Kamis, 02 Juni 2016 | 15:58 WIB

Ahmad Dhani: Bila KPK Tak Jadikan Ahok TSK, Buruh Mogok Tiga Hari

Ahmad Dhani: Bila KPK Tak Jadikan Ahok TSK, Buruh Mogok Tiga Hari

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 15:45 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×