Interview: Umi Pipik dan Cibiran Gara-gara Bercadar

Yazir Farouk, Wahyu Tri Laksono

Minggu, 24 September 2017 | 10:54 WIB
Interview: Umi Pipik dan Cibiran Gara-gara Bercadar
Pipik Dian Irawati bercadar (Suara.com/Ismail)

Suara.com - Pipik Dian Irawati atau yang dikenal Umi Pipik sudah mantap mengenakan niqab atau cadar. Perubahan penampilannya ini terjadi setelah selesai menjalani ibadah umrah pada April 2017.

Tapi sebenarnya, keinginan janda almarhum Ustadz Jefri Al Bukhori ini untuk bercadar sudah ada sejak dua tahun lalu. Waktu itu, Pipik belum bisa mewujudkan karena ada pertimbangan: masih ada kontrak dan takut ditinggal jemaah.

Kepada Suara.com, Pipik pun berbagi kisah tentang perubahan penampilannya ini. Berikut wawancara lengkapnya:

Kapan Anda mulai mantap memutuskan bercadar?

Saya baru benar-benar itu ya abis umrah sekitar bulan April, tapi pengen pakai niqab ini sudah sejak dua tahun lalu. Tapi saya masih terbatas sama kontrak iklan produk kecantikan. Masih yang jamaah gimana ya, masih yang takut. Sampai akhirnya saya umrah itu merasakan ya gitu-gitu aja. Kayak nggak dapet sesuatu yang terbaik dari ibadah ini, setiap tahun saya umrah tapi begitu saja. Sampai akhirnya saya kena tamparan banget, Allah tuh kayak sudah kesal mengingatkan saya.

Apa pengalaman spiritual yang Anda lewati sampai yakin mengenakan cadar?

Keluar hotel ketemu jamaah lain diajak foto-foto gara-gara saya nggak bercadar. Padahal kita mau salat, mau ke masjid, udah adzan. Itu nggak nyampe-nyampe padahal masjidnya deket, akhirnya salatnya di luar lagi di luar lagi. Padahal saya maunya di dalam, kan kalau di dalam berkahnya beda. Walaupun di luar sah salatnya. Akhirnya tuh merasa malu sama Allah. Ya Allah, kok gini-gini amat ya saya dikenal di dunia tapi sulit buat beribadah. Sampai akhirnya masuk ke Roudhoh, saya salat udah nggak peduli senggol sana senggol sini. Kepala saya keinjek, udah pasrah kayak ditegur 'elu tuh siapa sih dikenal di dunia aja'. Sampai akhirnya saya nangis dan berdoa, istigfar.

Dan bilang 'ya Allah saya mau hijrah' dan seperti ada bisikan di telinga saya bilang 'kapan mau ditutup kapan mau ditutup wajah saya'. Saya bersyukur Allah kasih wajah saya yang baik ini, tapi Allah lebih sayang supaya saya menutup wajah saya supaya dijauhi dari pandangan-pandangan buruk dan tak baik. Akhirnya di situ saya Bismillah dan pulang ke Hotel, kebetulan bawa cadar dan kemudian bilang sama anak-anak mau pakai cadar, akhirnya istiqomah.

Dengan penampilan baru ini Anda sudah siap meninggalkan panggung hiburan?

baca juga

Hijrah ya, saya punya prinsip hijrah itu nggak boleh setengah-setengah. Hari ini pakai cadar besok ada tawaran dilepas. Saya sekarang sudah siap meninggalkan, orang kalau hijrah siap meninggalkan dan siap ditinggalkan. Kayak kemarin ditawarin main film aja, nggak ah saya sudah siap meninggalkan dunia entertainment saya. Mana keliatan sih kalau pakai cadar, ini aja udah pakai cadar masih difoto-foto. Bisa aja itu muka orang lain. Jadi memang sudah benar-benar meninggalkan.

Jika tawaran film yang datang bertema religi?

Tetep aja nggak keliatan kali, toh sama aja. Toh orang lain pakai cadar bisa aja. Pokoknya saya sudah nggak mau.

Bagaimana dengan kontrak yang masih ada?

Awal saya pakai niqab itu jadwal saya off yang di luar kota, cancel semua. Dianggapnya aliran ekstrim. Ya sudah ini memang kodrat dari Allah, saya pasrah. Tapi setelah mereka tahu tujuan saya berniqab itu hanya menutup aurat akhirnya paham. Soal hijab inikan semua mazhab ada yang mewajibkan ada yang sunnah. Tapi akhirnya besoknya kembali normal soal pekerjaan.

Dengan niqab ini tidak mengurangi rezeki saya, justru saya bertambah rezeki bisa membuka restoran. Terus ada yang memakai brand kosmetik yang tetap memakai saya, padahal kalau dipikir-pikir kita jualan kosmetik yang dilihat kan mukanya tapi mereka punya anggapan kalau temukan kecantikan di balik wajah yang tersembunyi.

Tampil di televisi sebagai pendakwah bagaimana? Tetap akan menolak?

Nggak mungkin juga kali, ramadhan kemarin harusnya isi ceramah sebulan. Tapi karena cadar akhirnya batal, mana ada televisi yang mau undang nggak kelihatan wajahnya. Kecuali acara gosip baru ya.

Anda juga bisnis busana muslim. Setelah bercadar, apakah ada pengaruh ke desain-desain dan penjualan bajunya?

Oh enggak, klien tetap sama. Justru mereka apapun yang saya pakai tetap mau kok. Umi beli cadarnya di mana, akhirnya kita produksi cadar juga. Insya Allah bulan depan buka butik di Malang, ya Alhamdulillah janji Allah terbukti. Siapa yang mengejar akhirat, dunia datang dengan sendirinya.

Anda terlihat lebih suka memakai busana hitam, kenapa?

Kalau hitam-hitam itu sunah sebenarnya, hitam itu bukan lambang duka cita. Dalam Islam itu hitam warna sunah untuk wanita, jadi hitam dan putih yang dianjurkan oleh Rasullullah SAW. Warnanya dilarang yang mencolok.

Cadar masih dianggap aneh oleh sebagian orang di Indonesia, bagaimana tanggapan Anda?

Saya sedih juga sih, kayak ada yang bilang gini 'tinggal aja di Arab sana'. Padahal Niqab itu bukan tradisi Arab. Tapi Niqab itu adalah saat surat Al Ahzab ayat 59 turun itu berawal dari istri Rasulullah keluar rumah dan dijalan bertemu dengan dengan Sayyidina Umar. Tapi istri Rasul merasa malu dan menyampaikannya kepada Rasul. Dari situ Rasul meminta kepada Allah untuk menurunkan surat soal Hijab, maka turunlah surat Al Ahzab.Kemudian ketika surat-surat itu keluar, langsung semua perempuan mengambil kain panjang yang ada di dekat mereka untuk melilit tubuhnya.

Makanya sedih saya kalau pakai niqab kayak gini ditanya-tanya aliran, 'Umi alirannya apa sih", itu saya sedih sekali. Sampai di Instagram saya tulis, jangan tanya aliran saya tapi benahi dulu hatimu. Aliran saya yang selamat di jalan Allah, salat saya masih sama, baca Al Quran saya masih sama, saya masih Qunut, tahlilan. Jadi saya pakai ini atas tanggung jawab aurat saya kepada Allah.

Apakah ada perubahan soal menjaga kecantikan setelah Anda bercadar?

Saya nggak pikirin sih ya, jangankan pakai niqab pakai jilbab biasa aja pasti panas dan keringetan. Ya tergantung kitanya, bukan berarti tertutup kita nggak mau merawat diri. Ya sekarang juga sudah ada salon muslimah.

Ada biaya perawatan khusus setelah bercadar?

Nggak lah, dengan niqab ini kita bisa perawatan di rumahlah. Aku jarang buat perawatan yang mahal. Cuma sekarang berkurang, dulu setiap bulan ada biaya yang disisihkan buat pembelian kosmetik, sekarang sudah nggak sama sekali. Sekarang mah simple aja, wudhu salat pakai cadar udah selesai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Interview: Keseriusan Giring Bidik Kursi Empuk Senayan

Interview: Keseriusan Giring Bidik Kursi Empuk Senayan

Entertainment | Minggu, 17 September 2017 | 09:02 WIB

Interview: Gepokan Duit Dewi Sanca Berujung Petaka

Interview: Gepokan Duit Dewi Sanca Berujung Petaka

Entertainment | Sabtu, 09 September 2017 | 10:02 WIB

Interview: Cerita "Road Trip" Ringgo, Kecelakaan dan Mobil Mogok

Interview: Cerita "Road Trip" Ringgo, Kecelakaan dan Mobil Mogok

Entertainment | Sabtu, 12 Agustus 2017 | 09:02 WIB

Interview: Vokalis Tipe-X Gerah dengan Pembajakan

Interview: Vokalis Tipe-X Gerah dengan Pembajakan

Entertainment | Sabtu, 29 Juli 2017 | 09:01 WIB

Interview: Tina Toon Di-bully Sampai SMA karena Bentuk Badan

Interview: Tina Toon Di-bully Sampai SMA karena Bentuk Badan

Entertainment | Sabtu, 22 Juli 2017 | 09:00 WIB

Interview: Nasib Pandji Pragiwaksono Pascapilkada

Interview: Nasib Pandji Pragiwaksono Pascapilkada

Entertainment | Sabtu, 15 Juli 2017 | 10:23 WIB

Terkini

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

×