Muncul Petisi Bubarkan Acara Pagi-Pagi Pasti Happy

Ferry Noviandi

Kamis, 24 Januari 2019 | 20:12 WIB
Muncul Petisi Bubarkan Acara Pagi-Pagi Pasti Happy
Salah satu episode tayangan Pagi-Pagi Pasti Happy dengan host Billy Syahputra dan Uya Kuya. (Instagram)

Suara.com - Masyarakat sepertinya resah dengan program acara Pagi-Pagi Pasti Happy yang tayang di Trans TV dari Senin hingga Jumat pukul 08.30 - 10.00 WIB. Baru-baru ini muncul petisi untuk menghentikan acara tersebut.

Petisi itu muncul di situs change.org dan dibuat oleh seorang bernama Dedy Susanto. Dedy juga meminta kepada Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis untuk menyetop tayangan yang dipandu Uya Kuya dan Billy Syahputra itu.

Menurut Dedy Susanto, acara Pagi-Pagi Pasti Happy tak layak dan berbahaya jika sampai ditonton anak-anak.

Episode Pagi-Pagi Pasti Happy Rabu (23/1/2019) di mana terjadi keributan antara Billy Syahputra dengan salah satu bitang tamu, Indra Tarigan. (Instagram)
Episode Pagi-Pagi Pasti Happy Rabu (23/1/2019) di mana terjadi keributan antara Billy Syahputra dengan salah satu bitang tamu, Indra Tarigan. (Instagram)

"Perjuangan para guru membentuk jiwa anak, perjuangan para konselor membenahi jiwa anak mendadak menjadi sia-sia ketika anak anak menonton acara seperti ini. Menjelek-jelekkan sesama aktor bahkan saling bertengkar soal kekasih di hadapan host," tulis Dedy Susanto.

Hingga berita ini diunggah, pestisi tersebut sudah ditandatangani lebih dari 39 ribu orang.

Petisi yang dibuat Dedy Susanto sepertinya terkait dengan program Pagi-Pagi Pasti Happy episode Rabu (23/1/2019). Di episode itu menampilkan seorang pengacara bernama Indra Tarigan.

Yang bikin heboh, Indra Tarigan dan Billy Syahputra bertengkar saat acara berlangsung dan hampir saja saling adu pukul. Indra dan Billy ribut terkait masalah dengan Hilda Vitria.

Sebelumnya, KPI sudah memberi sanksi untuk Pagi-Pagi Pasti Happy. Sanksi itu dilayangkan karena acara tersebut pada 7 Januari 2019 menayangkan wawancara dengan dua anak laki-laki korban tsunami Selat Sunda.

Hilda Vitria dan Indra Tarigan (Instagram)
Hilda Vitria dan Indra Tarigan (Instagram)

''Program siaran itu tidak boleh mewawancarai anak-anak dan atau remaja berusia di bawah umur 18 tahun mengenai hal-hal di luar kapasitas mereka untuk menjawabnya, seperti bencana yang menimbulkan dampak traumatis,'' ujar Nuning Rodiya, selaku Komisioner KPI Pusat.

baca juga

Sebelumnya, Pagi-Pagi Pasti Happy juga sempat dihentikan KPI pada 3-5 Desember 2018. Penghentian tayangan itu lantaran melanggar sejumlah pasal. Antara lain pasal mengenai privasi, perlindungan anak, dan klasifikasi Remaja.

Pelanggaran yang dilakukan tayangan P3H terjadi pada 27 September 2018 dan 3 Oktober 2018. Saat itu, para host P3H seperti Uya Kuya , Nikita Mirzani dan Billy Syahputra membahas kasus Kris Hatta dan Hilda Vitria .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×