Jerinx SID Terus Berkoar, Ashanty Nangis dan Berdoa

Fajarina Nurin
Jerinx SID Terus Berkoar, Ashanty Nangis dan Berdoa
Anang dan Ashanty bersama empat anaknya: Aurel, Azriel, Arsy dan Arsya. (Instagram)

Ashanty khawatir dengan nasib anak-anak setelah diserang Jerinx SID.

Suara.com - Jerinx SID tak henti menyerang Anang Hermansyah karena dianggap tak sependapat soal Rancangan Undang-Undang (RUU) Permusikan. Ashanty pun ikut disindir habis karena membela suaminya dari kritik pedas drummer Superman is Dead tersebut.

Ashanty memang sudah menanggapi pernyataan Jerinx SID itu. Namun tampaknya hal tersebut tak bisa juga menyelamatkannya dari kalimat pedas Jerinx SID.

Ashanty menangis dan berdoa setelah diserang Jerinz SID tanpa ampun. [instagram/ashanty_ash]
Ashanty menangis dan berdoa setelah diserang Jerinz SID tanpa ampun. [instagram/ashanty_ash]

Alhasil, Ashanty melalui Instagram Story-nya, Sabtu (2/2/2019) mengeluhkan situasi yang kini dihadapinya. Ia khawatir dengan generasi mendatang jika mengutarakan pendapat bisa sekeras yang dilakukan pihak lawannya tersebut.

"Mau jadi apa generasi anak-anak kita nanti ya," tulis Ashanty, lengkap dengan emotikon menangis.

"Bisa maki-maki orang seenaknya, bisa nuduh-nuduh orang, nyakitin orang, suudzon sama orang," sambungnya lagi.

Ashanty pun berdoa agar dilindungi dan berharap diberikan kesabaran.

"Ya Allah lindungi kamu ya Allah. Berikan kami selalu kesabaran dan kekuatan ya Allah," kata Ashanty.

Anang Hermansyah dan Ashanty. (Instagram @genk_ijo)
Anang Hermansyah dan Ashanty. (Instagram @genk_ijo)

Rancangan Undang-Undang (RUU) Permusikan tengah menjadi sorotan masyarakat setelah sejumlah musisi mendatangi Ketua DPR Bambang Soesatyo, anggota Komisi X Maruarar Sirait dan anggota Komisi X Anang Hermansyah, Senin (28/1/2019).

Sejumlah musisi, seperti Glenn Fredly dan Rian d'Masiv meminta RUU Permusikan diperbaiki. RUU tersebut telah diajukan sejak 2017 dan bisa saja disahkan tahun ini karena telah menjadi salah satu prioritas DPR.

Sejumlah musisi menentang keras RUU Permusikan dalam beberapa pasal, seperti Pasal 5 dan 50. Kedua pasal tersebut dianggap merenggut kreativitas musisi dalam menciptakan musik dan lirik.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS