Magis! Yanni dan Energi Positif yang Tercipta Bersama Candi Prambanan

Tinwarotul Fatonah

Minggu, 07 Juli 2019 | 17:35 WIB
Magis! Yanni dan Energi Positif yang Tercipta Bersama Candi Prambanan
Yanni tampil di Prambanan Jazz Festival 2019. (Prambanan Jazz Official)

Suara.com - Prambanan Jazz Festival 2019 menjadi sebuah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh penikmat musik di tanah air maupun dunia. Sebab, festival yang kini dipromotori oleh Rajawali Indonesia dan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko tersebut kembali memberikan kejutan yang tak kalah spektakuler seperti yang sempat terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

Apalagi di hari kedua penyelenggaraannya pada Sabtu, (6/7/2019), festival musik yang pertama digelar pada tahun 2015 silam ini berhasil menghadirkan salah satu musisi dan komposer legendari dunia, Giannis Chrysomallis atau lebih dikenal dengan Yanni.

(Prambanan Jazz Official)
(Prambanan Jazz Official)

Dalam penampilannya di Rorojonggrang Stage, Yanni berhasil membawakan sebanyak 22 lagu dari beberapa album yang telah ia ciptakan selama karier bermusiknya sejak tahun 70-an. Sembilan di antaranya merupakan lagu-lagu yang terdapat dalam album “Live at The Acropolis”, seperti Santorini, Keys to Imagination, Until The Last Moment, The Rain Must Fall, Reflections of Passion, Acroyali, Standing in Motion, One Man’s Dream, Nostalgia.

“Apa kabar? Saya senang ada di Jogja,” sapa Yanni kepada para penggemarnya setelah ia selesai membawakan tiga karya terbaiknya.

CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi memaparkan, kehadiran Yanni pada Prambanan Jazz Festival 2019 menjadi momen yang sangat mengharukan bagi banyak orang, di mana seorang musisi legendaris dunia yang telah lama dinantikan akhirnya bisa diboyong untuk tampil di Indonesia. Bahkan hal itu pun dirasakan pula oleh Habib Luthfi bin Yahya, seorang tokoh agama ternama Indonesia yang bisa menyaksikan secara langsung musisi idolanya.

Yanni, Habib Luthfi dan Anas Syahrul Alimi di Prambanan Jazz 2019. (Prambanan Jazz Official)
Yanni, Habib Luthfi dan Anas Syahrul Alimi di Prambanan Jazz 2019. (Prambanan Jazz Official)

Sampai-sampai kata Anas, Pemimpin Forum Ulama Sufi Sedunia ini menangis terharu dibuatnya.

“Bagi orang-orang yang senang musik, musik dari beliau (Yanni) memang sangat luar biasa. Musik beliau patut untuk diapresiasi. Saya mengagumi beliau, karena beliau adalah selaku pembaharu di dunia musik yang bisa mengkombinasikan berbagai jenis nuansa musik. Bisa mengambil dari Yunani, Timur Tengah, China dan lainnya menjadi sesuatu yang luar biasa. Itu menurut saya,” jelas Habib Luthfi.

Selain itu, Prambanan Jazz Festival 2019 hari kedua mampu menyedot sebanyak lebih dari 15.000 penonton yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara.

Baginya, apa yang menjadi ekspektasi promotor sejak lama bersama Yanni berhasil terwujud pada hari ini. Bahkan, mahakarya musik Yanni dan Candi Prambanan mampu menyatu dan berhasil menciptakan energi positif yang magis.

baca juga
(Prambanan Jazz Official)
(Prambanan Jazz Official)

“Secara konser menurut kita ini sangat luar biasa dan sesuai ekspektasi, di mana musik Yanni dimainkan di hadapan World Heritage benar-benar bisa menyatu dan mampu menciptakan energi positif yang magis,” ujar Anas.

Dewi Lestari, salah satu personil RSD (Rita Sita Dewi) melanjutkan, Prambanan Jazz Festival bagi menjadi momen yang sangat menyenangkan bagi RSD untuk melakukan reuni secara musikal.

Sebab, selama beberapa tahun terakhir ini mereka sudah tidak banyak melibatkan diri mereka masing-masing untuk bermain musik bersama.

Dan momen kebersamaan mereka kembali dalam satu panggung, dijadikan oleh RSD sebagai tempat untuk melepas rindu antara mereka bersama para penggemarnya.

“Jujur aja untuk panggung kami di Prambanan Jazz ini sangat menyenangkan. Candi Prambanan, animo masyarakat yang sangat besar dan semua penyelenggaraan yang begitu lancar ini membuat kami bisa mendapatkan energi yang sangat luar biasa. Enak sekali energi yang kami temukan di sini,” jelas Dewi.

Rida Sita Dewi. (Matamata.com/Irma Joanita)
Rida Sita Dewi. (Matamata.com/Irma Joanita)

Kakung Triadmojo, salah satu personil Langit Sore menambahkan, melalui Prambanan Jazz Festival ia harapkan menjadi sebuah momen yang tidak hanya dinanti-nantikan oleh para pendengar musik di Indonesia, namun juga oleh para musisi.

Sebab bagi Kakung, para musisi harus merasakan bagaimana indahnya proses kolaborasi yang terjadi antara musik dan Candi Prambanan disajikan dalam satu waktu.

Selain Yanni, RSD dan Langit Sore yang menjadi penampil di hari kedua di Prambanan Jazz Festival 2019, sederet nama besar lainnya pun tak luput menjadi kemeriahan yang ada di dalamnya.

Langit Sore. (Matamata.com/Irma Joanita)
Langit Sore. (Matamata.com/Irma Joanita)

Mereka adalah Astrid Sulaiman “Straight and Stretch”, Maliq & D’Essentials, Pusakata, Saxx in The City, Yovie & His Friend dan ditutup dengan penampilan Yura Yunita.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×