Demi Anak, Eza Gionino Tak Peduli Masuk Penjara Lagi

Yazir Farouk | Sumarni
Demi Anak, Eza Gionino Tak Peduli Masuk Penjara Lagi
Eza Gionino saat memberikan klarifikasi terkait tuduhan anak durhaka oleh sang ibu di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (11/7/2018) [Suara.com/Wahyu Tri Laksono]

Eza Gionino telah melaporkan orang yang mengancam membunuh anaknya.

Suara.com - Artis sinetron Eza Gionino tampak emosi usai membuat laporan terkait ancaman pembunuhan anaknya. Dia bahkan ingin sekali menemui Qory Supiandi si pengancam yang berprofesi sebagai penjual ikan hias.

"Saya harusnya ke Pontianak [temui Qory]. Sekarang saya nggak peduli. Bapak mana yang terima anaknya mau dilukain," kata Eza Gionino usai melaporkan Qory di Polres Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/11/2019).

Tujuan Eza Gionino menemui Qory adalah untuk melawannya. Dia bahkan tak peduli bila terjadi hal-hal tak diinginkan.

"Saya masuk (penjara) lagi nggak apa-apa asal sama dia, asal sama kamu Qory. Saya nggak takut," ujar Eza penuh emosi.

Eza Gionino usai melaporkan orang yang mengancam membunuh anaknya [Suara.com/Sumarni[
Eza Gionino usai melaporkan orang yang mengancam membunuh anaknya [Suara.com/Sumarni[

Seperti diketahui, Eza Gionino pernah dua kali berurusan dengan polisi. Pada 2013, dia divonis 7 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait kasus penganiayaan terhadap mantan pacarnya, Ardina Rasti.

Dua tahun kemudian, polisi menangkap Eza Gionino terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

Permasalahan Eza Gionino dan Qory Supiandi berawal dari transaksi jual beli ikan hias. Eza yang merasa ditipu minta Qory bertanggung jawab.

Alih-alih mengembalikan uang Eza, Qory malah mengancam bakal membunuh anak dan istrinya. Ancaman disampaikan lewat pesan tertulis dan voice note di WhatsApp.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS