Usai Dipolisikan Kasus Jual-Beli Akun Youtube, Syakir Daulay Buka Suara

Dythia Novianty, Yuliani

Minggu, 10 Mei 2020 | 09:51 WIB
Usai Dipolisikan Kasus Jual-Beli Akun Youtube, Syakir Daulay Buka Suara
Syakir Daulay (Suara.com)

Suara.com - Aktor sekaligus penyanyi Syakir Daulay akhirnya buka suara, terkait dirinya dipolisikan oleh label ProAktif. Sebelumnya, ia pun meminta maaf sempat bungkam beberapa hari belakangan.

"Mohon maaf sebelumnya Syakir baru hari ini berbicara, karena kemarin kan ada karantina dan PSBB juga sedang fokus di bulan ramadan. Jadi Syakir hari ini sudah bersama kuasa hukum, jadi biar Bang Haris Azhar yang jelaskan kronologis dan dari sisi hukumnya," kata Syakir Daulay di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu (9/5/2020).

Secara runut, Syakir Daulay menjelaskan kejadian sebenarnya hingga menjadi polemik. Ada enam poin yang dijelaskan kuasa hukum Syakir Daulay yang menjadi masalah kontrak antara Syakir Daulay dan label ProAktif terkait jual-beli akun youtube.

Pertama, saat pembuatan kontrak pertama, kondisi Syakir masih berada di bawah umur. Dan pada kontrak kedua, Syakir melakukan tanda tangan tanpa didampingi orang tuanya.

Syakir Daulay merilis buku berjudul Ijo Tomat.
Syakir Daulay merilis buku berjudul Ijo Tomat.

"Kontrak pertama itu Syakir masih di bawah usia, jadi otomatis batal di mata hukum. Kontrak kedua itu Syakir sudah mulai dewasa, namun dilakukan malam hari dan tanpa didampingi kedua orang tuanya," kata Haris Azhar saat ditemui di kawasan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu (9/5/2020).

"Syakir waktu itu memang terdesak kan (butuh uang). Nggak ditemenin siapa-siapa," imbuh Syakir Daulay.

Selain itu, kontrak yang ditandatangani Syakir Daulay pada Februari baru diserahkan pertengahan April lalu. Kontrak tersebut diakuinya sangat tak sesuai, sehingga membuat Syakir merasa dirugikan.

"Jadi ada kebohongan keluarga ikut sebagai wali, itu nggak ada. Anehnya, dua belah pihak dapat kopi kontrak asli, tapi keluarga baru dapat 14 April kemarin, jadi baru tiga minggu lalu. Sedangkan kontrak sudah sejak 7 Februari 2020," jelas Haris Azhar.

Menurutnya, masih banyak lagi hal janggal yang terdapat dalam kontrak. Namun, kuasa hukum tak menyebutkan seluruhnya.

baca juga

"Masih banyak, nanti saja," tuturnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Syakir disomasi Sugianto dari pihak label ProAktif dan dipolisikan atas tuduhan pencemaran nama baik serta wanprestasi. Syakir Daulay disebut mencemarkan nama baik karena menyebut akun youtubenya dibajak, padahal ProAktif telah membeli akun milik Syakir Daulay tersebut.

Sebabnya, pelantun Aisyah istri Rasulullah itu dianggap tak memenuhi tugasnya seperti yang tertuang dalam kontrak padahal Syakir Daulay sudah tandatangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didi Kempot Meninggal, Ferdian Paleka Diduga Penyuka Sesama Jenis

Didi Kempot Meninggal, Ferdian Paleka Diduga Penyuka Sesama Jenis

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2020 | 21:07 WIB

Dilaporkan ke Polisi, Syakir Daulay Sibuk Garap Soundtrack Film

Dilaporkan ke Polisi, Syakir Daulay Sibuk Garap Soundtrack Film

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2020 | 11:27 WIB

Syakir Daulay Belum Mau Tanggapi Laporan, Mau Fokus Ibadah Ramadan

Syakir Daulay Belum Mau Tanggapi Laporan, Mau Fokus Ibadah Ramadan

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2020 | 07:52 WIB

Syakir Daulay Dilaporkan ke Polisi, Kasus Apa?

Syakir Daulay Dilaporkan ke Polisi, Kasus Apa?

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2020 | 07:27 WIB

Syakir Daulay Ketagihan Syuting Sinetron Para Pencari Tuhan

Syakir Daulay Ketagihan Syuting Sinetron Para Pencari Tuhan

Entertainment | Sabtu, 25 April 2020 | 03:15 WIB

Bintangi Sinetron Para Pencari Tuhan, Syakir Daulay Kalahkan 5 Hafiz

Bintangi Sinetron Para Pencari Tuhan, Syakir Daulay Kalahkan 5 Hafiz

Entertainment | Jum'at, 24 April 2020 | 19:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×