alexametrics

Jika Virus Corona Berakhir, Denada Mau Ajak Anak Jalan-jalan

Sumarni | Yuliani
Jika Virus Corona Berakhir, Denada Mau Ajak Anak Jalan-jalan
Denada memberikan keterangan pers usai menjenguk Jerry Aurum di Polres Jakarta Barat, Senin (1/7/2019). [Yuliani/Suara.com]

Anak Denada, Aisha kini sedang menjalani pengobatan di Singapura terkait kanker darah.

Suara.com - Penyanyi Denada lebih fokus dengan kesehatan sang putri, Shakira Aurum yang kini berganti nama menjadi Aisha di tengah pandemi Corona atau COVID-19 ini. Sudah setahun lebih ia mendampingi putri tercintanya di Singapura menjalani perawatan kanker darah.

Denada mengungkap sudah beberapa bulan belakangan ia dan putrinya hanya di rumah akibat peraturan pembatasan di Singapura. Sebabnya, hal pertama yang ingin ia lakukan jika pandemi corona berakhir adalah mengajak Aisha jalan-jalan.

"Kasihan banget ngelihat Aisha beberapa bulan ini nggak bisa kemana-mana sama sekali. Aku juga pengin bawa dia keluar, maksudnya lihat mungkin pantai atau apa. Tapi tentu nanti dikomunikasikan dulu dengan dokternya," ujar Denada saat dihubungi belum lama ini.

Baca Juga: Pernah Sepanggung, Denada Segan Terhadap Almarhum Didi Kempot

Denada cerita perjuangan belanja di supermarket Singapura [Instagram/@denadaindonesia]
Denada cerita perjuangan belanja di supermarket Singapura [Instagram/@denadaindonesia]

Terlebih lagi, dokter yang merawat anaknya sudah lebih dulu menyarankan agar ia dan Aisha tidak begitu sering berpergian. Sehingga kebanyakan waktu mereka habiskan di rumah.

"Pastinya pertama pengin ngajakin Aisha keluar dari rumah, walau mungkin ya kita misal keluar rumah Aisha tetap dalam kondisi 'tertentu'," jelas Denada.

Misalnya saja, Denada mencontohkan caranya berpergian dengan Aisha ke pusat perbelanjaan. Biasanya, perempuan kelahiran Jakarta 19 Desember 1978 itu akan memilih waktu saat mal baru di buka.

"Jadi mungkin kita akan pilih waktu yang nggak terlalu ramai. Misal mall buka jam 10 kita jam setengah 10 udah ada di depan mal, terus kita main dan belum ada banyak orang, toko-toko juga belum semua buka. Dan pas mulai ramai kita pulang, itu sih," pungkasnya.

Baca Juga: Denada Anggap Didi Kempot Pemersatu Bangsa

Komentar