Badai eks Kerispatih Putuskan Berhenti dari Dunia Musik

Ferry Noviandi | Rena Pangesti
Badai eks Kerispatih Putuskan Berhenti dari Dunia Musik
Badai eks Kerispatih [Evi Ariska/Suara.com]

Badai eks Kerispatih mengaku kecewa dengan industri musik di Indonesia.

Suara.com - Musisi Badai eks Kerispatih mendadak mengumumkan vakum dari dunia musik Tanah Air. Ia yang sudah 21 tahun berkarya menuturkan ingin mundur sementara waktu.

"Kali ini saya mohon izin berhenti membuat karya. Hanya sebentar, tidak selamanya," tulis Badai di Instagram, Minggu (28/6/2020).

Badai eks Kerispatih di CGV Grand Indonesia,Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019). [Sumarni/Suara.com]
Badai eks Kerispatih di CGV Grand Indonesia,Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019). [Sumarni/Suara.com]

Pemilik nama lengkap Doadibadai Hollo ini mengaku butuh waktu lama untuk mengumumkan keputusan besarnya itu. Namun baginya, hal ini perlu dilakukan sang pianis.

"Saya bertarung keras berbulan-bulan untuk memutuskan hal yang enggak mudah," lanjutnya.  

Badai tidak secara gamblang menyebutkan alasannya vakum dari industri musik Tanah Air. Hanya saja lewat unggahannya, musisi 42 tahun ini sempat menyinggung beberapa hal.

Pertama soal perbedaan industri musik masa kini yang tidak lagi sama seperti dulu. Musik saat ini bukan lagi hanya sekadar bicara bikin lagu bagus, didengar banyak orang, atau puluhan juta download.

"Tapi lebih dari itu, teman-teman," ujar Badai eks Kerispatih.

Badai menjelaskan, "Ini tentang bagaimana kita harus memperjuangkan hak, membela dan menentang penyelewengan untuk mengubah ketidakadilan. Parahnya lagi, enggak sedikit yang menertawakan, menganggap lebay bahkan masa bodo."

Sementara masalah itu berlanjut, dunia semakin maju. Terbukti dengan hadirnya era digital yang memudahkan semua orang.

Tapi ini justru menjadi bumerang bagi tak sedikit pemilik karya. Di mana banyak orang dengan gampangnya bisa mendapatkan karya seseorang dengan cara ilegal.

"Menggerus etika berkesenian, hingga para pemilik hak cipta seakan bodoh membela haknya," jelas Badai eks Kerispatih.

Andy Ayunir bersama Badai eks Kerispatih. [Instagram]
Andy Ayunir bersama Badai eks Kerispatih. [Instagram]

Bicara soal kinerja pemerintah untuk menanggulangi hal ini, Badai eks Kerispatih dilanda kecemasan. "Negara pun serasa antara ada dan tiada mengurus hak cipta ini. Sistem perlindungan, perangkat dan mentalitasnya dipertanyakan," papar Badai.

Untuk itu, Badai memutuskan vakum di industri musik di dekade keduanya ini. Pria asal NTT ini sekaligus menuliskan ucapan terima kasih kepada mereka yang selalu mendukung karyanya.

"Buat kalian yang enggak bosan bawain lagu saya (dengan cara benar atau tidak), mendownload (asli atau bajakan), datang ke konser, hingga yang bertanya, 'mas kapan keluar lagi lagu baru'.  Kalian begitu indah bagi saya,” kata Badai. 

"Saya mengucapkan terima kasih banyak untuk semua yang telah mencintai karya saya. Mulai dari band besar sampai akhirnya melawan dunia sendiri," tutur Badai eks Kerispatih.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS