Edo Kondologit Ungkap Kronologi Meninggalnya Adik Ipar di Penjara

Sumarni, Yuliani

Senin, 31 Agustus 2020 | 09:08 WIB
Edo Kondologit Ungkap Kronologi Meninggalnya Adik Ipar di Penjara
Penyanyi Edo Kondologit ikut memperingati 17 tahun reformasi di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2015) [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Penyanyi Edo Kondologit buka suara soal kematian mendadak adik iparnya yang meninggal beberapa jam usai diserahkan ke kepolisian.

Ia menceritakan kronologi detail adik iparnya, George Karel Rumbino alias Riko yang tewas di Mapolres Sorong Kota.

Edo Kondologit mengaku keluarganya secara sukarela menyerahkan Riko karena diduga terlibat di pembunuhan yang menewaskan tetangganya.

"Iya karena begini, sebelumnya ada kasus meninggal di tetangga ada indikasi (keponakan terlibat) dan beberapa hal dianggap berhubungan makanya diserahkanlah sama mamahnya," kata Edo Kondologit saat dihubungi, Senin (31/8/2020).

Edo Kondologit [Twitter/@VeronicaKoman]
Edo Kondologit [Twitter/@VeronicaKoman]

Ibunya, yang tak lain adalah mertua Edo Kondologit menyerahkan Riko ke Mapolres Sorong Kota untuk diadili seadil-adilnya pada 28 Agustus 2020.

Hal itu lantaran ibu mertua dan korban memiliki kedekatan.

"Karena berhubungan baik dengan tetangganya, makanya si mamahnya itu langsung menyerahkan anaknya untuk diproses dengan harapan polisi ini bisa menangani dengan baik," lanjut Edo Kondologit.

Nahas, keluarga Edo Kondologit justru mendapat kabar bahwa Riko meninggal dunia. Riko meninggal dengan dua luka tembak di kaki kanan dan kirinya serta tubuh penuh lebam bekas aniaya.

"Maksudnya silahkan diproses aja kalau memang bersalah, bukan dianiaya," tutur Edo Kondologit.

baca juga

"Diinterogasi secara tidak beradab, biadab dan secara kekerasan, ditembak dua kaki, tangan dua-duanya diborgol, ini kan mengusik rasa keadilan kita," ungkapnya emosi.

Kepada pihak keluarga, Edo Kondologit menyebut polisi menjelaskan soal kematian Riko berbelit-belit. Polisi mengatakan jika Riko berulang kali melakukan tindakan melarikan diri.

"Mereka beralasan melarikan diri, melarikan diri bagaimana? Itu dia di dalam tahanan Polres kok, mereka seharusnya nggak bisa bertindak seenaknya seperti itu," jelasnya.

Edo Kondologit merasa ada kejanggalan dan tak membenarkan tindakan polisi yang membuat iparnya meninggal. Sebabnya, kini ia mengadu ke Wakapolda hingga Kapolri untuk meminta keadilan.

"Saya hubungi Wakapolda langsung dan Wakapolda kirimkan tim untuk periksa mereka sekarang. Sekarang mereka lagi di proses ini. Setelah itu kita akan ke sana sampaikan surat resmi kita akan sampaikan kronologis versi kita dan kita sampaikan semua fakta-fakta yang ada ke wakapolri," beber Edo Kondologit.

"Kami berharap polisi yang mengayomi malah jadi penganiaya dan pembunuh, nah ini kan nggak bener," pungkasnya.

Sebelumnya, penyanyi asal Papua, Edo Kondologit mendadak viral setelah videonya sedang marah-marah menyebar luas di jejaringan media sosial. Bahkan namanya menduduki trending di Twitter.

Dalam video berdurasi 2.20 menit itu, dia meluapkan amarahnya meminta keadilan hukum.

"Tidak ada keadilan di tanah Papua sini. Cukup sudah permainan sandiwara di negeri ini. Saya sudah sakit hati sekali dengan perlakuan tidak adil di negeri ini sekarang. Kita menuntut keadilan," kata Edo Kondologit berteriak dalam video tersebut.

Rupanya yang menjadi penyebab Edo marah karena insiden meninggalnya sang adik ipar, George Karel Rumbino alias Riko. Dia wafat setelah kurang dari 24 jam diserahkan ke Mapolres Sorong Kota oleh pihak keluarga.

Keluarga menduga ada tindakan penganiayaan yang dialami Riko hingga meregang nyawa.

Riko meninggal pada Jumat (28/8/2020) malam dengan kondisi banyak luka lebam di sekujur tubuhnya dan dua luka tembak di kaki kanan dan kiri.

Riko diduga menjadi pelaku tindak pencurian, pembunuhan dan pemerkosaan tetangganya pada Kamis (27/8/2020). Esoknya, pihak keluarga menyerahkan Riko untuk diadili ke pihak kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran

Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:52 WIB

AI Tak Cukup Cuma Dipasang, Perusahaan Harus Bisa Hubungkan Data dan Operasional

AI Tak Cukup Cuma Dipasang, Perusahaan Harus Bisa Hubungkan Data dan Operasional

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Bolehkan Sholat Isya di Jam 3 Pagi? Cek Hukumnya Menurut Syariat

Bolehkan Sholat Isya di Jam 3 Pagi? Cek Hukumnya Menurut Syariat

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap

Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap

Batam | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Rekam Jejak dan Profil Thomas Oentoro, Dirut Garuda Indonesia yang Baru

Rekam Jejak dan Profil Thomas Oentoro, Dirut Garuda Indonesia yang Baru

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Pecahan Proyektil Pertahanan Udara Arab Saudi Membakar Pesawat Saudia Airlines di Bandara Riyadh

Pecahan Proyektil Pertahanan Udara Arab Saudi Membakar Pesawat Saudia Airlines di Bandara Riyadh

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Harga HP Realme Terbaru Oktober 2026: Dari Seri Termurah Rp1 Jutaan hingga Limited Edition

Harga HP Realme Terbaru Oktober 2026: Dari Seri Termurah Rp1 Jutaan hingga Limited Edition

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:39 WIB

×