Bantah Anaknya Aniaya Deanni, Begini Kronologi Versi Chintami Atmanegara

Sumarni, Yuliani

Kamis, 10 September 2020 | 09:34 WIB
Bantah Anaknya Aniaya Deanni, Begini Kronologi Versi Chintami Atmanegara
Chintami Atmanegara [Instagram]

Suara.com - Artis Chintami Atmanegara mengaku sempat mendengar Deanni Deanni Ivanda dan putranya, Dio Alif Utama terlibat cekcok. Dia mendengar Deanni Ivanda pecahkan vas sambil mengamuk.

Karena khawatir, Chintami Atmanegara langsung memanggil satpam komplek di kediamannya.

"Saya denger ada barang pecah, terus Alif bilang gini 'Sudah deh Dea lo sekarang pergi dari sini, lo cabut aja dari sini'. Saya langsung suruh mba (asisten) lapor satpam di komplek ini," kata Chintami Atmanegara saat ditemui di kediamannya di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2020).

"Saya bilang ke satpam dua yang dateng, bilang ada yang ngamuk dan nggak mau keluar," sambungnya lagi.

Chintami Atmanegara bersama putranya, Dio Alif Utama. [Instagram]
Chintami Atmanegara bersama putranya, Dio Alif Utama. [Instagram]

Pertengkaran itu terjadi di lantai dua rumahnya. Sehingga satpam memegangi Deanni Ivanda agar keluar turun ke bawah dan keluar dari rumah.

"Satpam naik ke atas, terus satpam megang Dea di bantuin Alif, dia (Dea) ini berontak, ngamuk. Akhirnya sama satpam dibawa turun, dipegangin dua orang," tuturnya.

Chintami Atmanegara tak menyebut ada adegan pemukulan yang terjadi selama Deani Ivanda dipaksa keluar rumah. Justru, ia menyebut perempuan yang numpang tinggal di rumahnya itu mengancamnya karena tak suka diusir.

"Pas lewatin saya dia sempet ngancem gini "Awas yah Tante. Awas ya" ngacem saya, dia keluar dari pager dia terus giniin (menampik satpam), ngajakin ribut satpam, didorong-dorong, itu dia sempat mau masuk rumah lagi dihalangin (satpam)," beber Chintami Atmanegara.

Kejadian tersebut rupanya sudah terjadi akhir Juli lalu. Deanni Ivanda yang sudah diusir juga disebut meluapkan amarahnya dengan merusak mobil Dio Alif Utama.

baca juga

Chintami Atmanegara pun mengaku melihatnya dari lantai dua rumahnya. Ia pun memberi tahu sang anak dan memanggil polisi.

"Itu kejadian pas tanggal 31 Juli udah lama. Saya akhirnya panggil polisi, karena dia di depan ngamuk-ngamuk, dia juga tendang-tendang mobil Alif ancurin spion. Saya lihat dari atas," jelasnya.

"Rumah kita bahkan sempet dikontrol sebulan oleh polisi karena dia kan sempet nendang-nendang mobil. Akhirnya kita minta polisi patroli, karena dia biasa loncat pager kita takut dong dia datang lagi," timpal Yasmine Soerahman, kuasa hukum Chintami.

Sebelumnya diberitakan, Deanni Ivanda melaporkan putra Chintami Atmanegara, Dio Alif Utama dengan tuduhan penganiayaan.

Ia mengaku bekerja dan tinggal di rumah Chintami Atmanegara namun diusir dengan cara tidak menyenangkan. Bahkan dia mengaku dipukul kala itu.

Sementara itu, Chintami Atmanegara berdalih tak ada pemukulan seperti yang dikatakan.

Sikap Deanni Ivanda yang kerap pulang pagi dan pergi tanpa izin membuat Chintami Atmanegara dan keluarga tak nyaman. Bahkan, Deanni Ivanda kerap lompat pagar dan tak seperti perempuan normal.

"Dia loncat pager. Terus dia tidur dari pagi dia pulang pagi, 24 jam nggak keluar-keluar dari kamar. Pergi nggak izin, datang nggak ngobrol, susah saya mau ngobrol dengan Dea," tutur Chintami Atmanegara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chintami Atmanegara Titip Pesan ke Venna Melinda dan Ferry Irawan Sebelum Cerai

Chintami Atmanegara Titip Pesan ke Venna Melinda dan Ferry Irawan Sebelum Cerai

Entertainment | Rabu, 08 Februari 2023 | 07:28 WIB

Terkini

Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran

Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:13 WIB

Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis

Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:10 WIB

Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka

Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:09 WIB

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya

Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:04 WIB

Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi

Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya

Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya

Video | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:00 WIB

BRI Hadirkan Ekosistem Digital Berbasis ESG di Jember Fashion Carnaval 2026

BRI Hadirkan Ekosistem Digital Berbasis ESG di Jember Fashion Carnaval 2026

Bri | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:59 WIB

Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani

Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:56 WIB

×