Suara.com - Aldi Taher menghebohkan jagat maya lantaran mereka ibadah salatnya bersama istri, Salsabilih. Terlebih, ia salat sambil memegang Alquran di tangan kirinya.
Sontak, hal itu membuat warganet bertanya-tanya soal hukum salat sambil membawa Alquran. Dikonfirmasi ke salah satu alim ulama, Ustad Solmed, hal itu sah-sah saja.
"Oh nggak apa-apa, itu juga dilakukan kok oleh para ulama (salat sambil membawa Alquran). Dan nabi juga pernah menggendong cucunya waktu salat," kata Ustaz Solmed kepada Suara.com, Rabu (4/11/2020).
![Ustaz Solmed di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (5/5/2019). [Ismail/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/05/05/72549-ustaz-solmed.jpg)
Kendati demikian, hal itu tidak wajib hukumnya, membawa kitab suci saat beribadah adalah sunah.
Membawa Alquran saat salat biasanya bertujuan untuk membaca surat panjang yang belum dihapal untuk dijadikan bacaan usai membaca surat Al-Fatihah.
"Boleh saja karena pada prinsipnya kan itu sesuatu yang tidak wajib. Membaca surat setelah Al-Fatihah itu kan hukumnya sunah. Tapi ada orang ingin mengejar bacaan-bacaan yang sifatnya lebih sempurna, sehingga hapal belum, jadi dibantu dengan membaca Alquran," jelas Ustad Solmed.
"Yang jadi rukun salat kan Al-Fatihah, nggak pakai baca surat lain pun boleh, hukum fiqih begitu. Hanya saja ada orang yang ingin mengamalkan. Misalnya ada orang yang, 'hari ini saya baca Al-Baqarah (usai Al-Fatihah) sampai entah kapan selesai, ada yang begitu tapi itu tidak wajib," sambungnya.
Akan tetapi, posisi memegang Alquran saat salat ada baiknya dipegang menggunakan tangan kanan.
Diketahui, dalam video Aldi Taher, ia memegang kitab suci umat muslim itu dengan tangan kiri.
Baca Juga: Salat Sambil Bawa Alquran, Aldi Taher Bikin Warganet Bingung
"Nggak ada masalah, cuma kalau adabnya (memegang Alquran) di kanan," imbuh Ustaz Solmed.