Suara.com - Pandemi corona (Covid-19) juga berdampak pada bisnis penjualan durian yang dijalani komedian Ucok Baba. Penghasilan menurun drastis, dia terpaksa memecat sebagian karyawannya.
"Kalau sekarang ini saya lebih repot ketimbang sebelum pandemi. Karena kita harus kurangin karyawan, karena nggak bisa menggaji," kata Ucok Baba ditemui di jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (11/11/2020).
"Sehingga saya pontang panting urus ini itu sehingga jadi sibuk," ujarnya lagi.
Ucok Baba tak menyebut secara gamblang berapa karyawannya yang terpaksa dia pecat. Yang jelas, saat ini masih ada 10 karyawan yang bekerja dengannya.
![Ucok Baba [Herwanto/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/11/11/95014-ucok-baba.jpg)
Bukan dipecat secara permanen, karyawan Ucok Baba nantinya boleh bekerja lagi setelah kondisi mulai kondusif.
"Nggak PHK juga. Kita secara baik-baik lah, kita kasih saran, nggak semata-semata putus (hubungan kerja). Nanti ketika normal, kita juga mau tarik mereka lagi," ujarnya.
Soal keuntungan dari penjualan durian, Ucok Babak kini tak muluk. Baginya yang terpenting para karyawannya masih bisa memberi nafkah untuk keluarga di rumah.
"Masalah untung atau rugi nggak saya liat lagi, yang penting itu bisa jalan (bisnis), dan teman-teman bisa kerja dan beli makan untuk anak. itu aja," katanya.