alexametrics

Dinilai Hina Indonesia, Rating Drakor Racket Boys Makin Anjlok

Sumarni | Rena Pangesti
Dinilai Hina Indonesia, Rating Drakor Racket Boys Makin Anjlok
Sinopsis Racket Boys. (Instagram/sbsdrama.official)

Racket Boys terus menuai komentar sinis dari netizen Indonesia.

Suara.com - Amarah warganet terhadap isu rasis Indonesia di drama Korea Racket Boys tampaknya belum usai. Usai namanya berubah menjadi Racket Rasist, kini rating drama Tang Joon Sang cs itu anjlok.

IMDb melaporkan, rating Racket Boys kini menyentuh 1,5/10. Padahal sebelumnya, saat nama judul itu menjadi Racket Rasist, angkanya 2,7/10.

Deretan komentar protes dari warganet Indonesia membanjiri drama tersebut. Mereka masih menyoroti adegan di salah satu episode tayangan tersebut.

Kecaman berawal dari episode 5 yang mengisahkan tentang atlet bulu tangkis junior Korea bertanding melawan atlet Indonesia di Jakarta.

Baca Juga: 5 Fakta Kontroversi Racket Boys, Permintaan Maaf SBS Disorot

Sinopsis Racket Boys. (Instagram/sbsdrama.official)
Sinopsis Racket Boys. (Instagram/sbsdrama.official)

Narasi yang disuguhkan seolah membuat pihak penyelenggara Indonesia mengintimidasi tim Korea dengan tidak memberikan fasilitas yang layak.

"Drama ini telah menghina orang Indonesia. SBS (stasiun tv yang menayangkan Racket Boys) meminta maaf lewat kolom komentar. Apakah sopan ketika kau membawa opini buruk lalu hanya minta maaf atas ketidaknyamanan?" tanya salah satu warganet.

"Drama terburuk yang pernah kutonton karena menampilkan rasisme dan penghinaan terhadap negara lain," sahut netizen lain.

"Mempromosikan rasisme dan menghina negara lain," timpal warganet.

SBS memang telah meminta maaf. Namun hal ini tak menurunkan amarah warganet atas rasis yang ditunjukkan di drama Racket Boys.

Baca Juga: 3 Drama Korea yang Dinilai Rasis, SBS Minta Maaf ke Indonesia

Kendati tuai kecaman, Racket Boys tetap melanjutkan tayangannya. Besok, drama ini akan memasuki episode ke-7.

Komentar