alexametrics

Orangtuanya Dokter, Afgan Sedih Lihat Masyarakat Abaikan Prokes

Sumarni | Yuliani
Orangtuanya Dokter, Afgan Sedih Lihat Masyarakat Abaikan Prokes
Afgan (Instagram)

"Nggak mikirin keselamatan banyak orang," tutur Afgan.

Suara.com - Penyanyi Afgan mengaku dirinya taat protokol kesehatan selama pandemi virus corona atau Covid-19. Bahkan di masa PPKM yang sudah lebih dari dua pekan dijalani, ia hanya di rumah saja.

"Selama pandemi dari PPKM kemarin ini saya bener-bener nggak keluar sama sekali," ungkap Afgan saat jumpa pers virtual beberapa waktu lalu.

Pasalnya, Afgan menyebut banyak keluarganya yang bekerja di dunia medis. Sehingga dia selalu sedih melihat orang-orang yang masih mengabaikan protokol kesehatan.

"Sedih banget ketika melihat banyak orang yang ignorance sama Covid dan prokes, nggak mikirin keselamatan banyak orang," tutur Afgan.

Baca Juga: Sudah Vaksin, Afgan Tak Alami Gejala Berat Saat Terpapar Covid-19

Afgan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan, Sabtu (24/8/2019) malam. [Suara.com/Tivan Rahmat]
Afgan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan, Sabtu (24/8/2019) malam. [Suara.com/Tivan Rahmat]

"Karena keluarga saya nakes semua ya, kedua orang tua saya dokter dan mereka sudah lansia sebetulnya, adik-adik saya juga berurusan langsung dengan pasien-pasien covid, jadi melihat mereka kemarin yg demo-demo, nggak percaya covid, itu sedih banget sih," lanjutnya.

Pelantun 'Katakan Tidak' ini menyebut mereka yang abai adalah orang egois. Sebab, mungkin saja mereka memiliki imun kuat, namun banyak orang lain tidak seperti itu.

Sehingga bisa saja membuat pekerjaan tenaga kesehatan menjadi semakin berat.

"Banyak orang yang nggak mikir gitu bahwa nakes juga punya keluarga, mereka berjuang tiap hari, saya juga tertular dari adik saya kemarin, jadi sekeluarga kena," bebernya.

"Dan nggak semua orang memiliki daya tahan tubuh yang baik," sambungnya lagi.

Baca Juga: Warnai Rambutnya yang Beruban Jadi Hitam, Iis Dahlia Ditegur Netizen

Oleh karena itu, Afgan memang memilih di rumah saja. Hal itu dirasa pilihan yang bijak untuk saat ini.

Komentar