- Kirana Larasati resmi meraih rekor MURI sebagai perempuan pertama yang menyelam hingga kedalaman 127,8 meter di Tulamben, Bali.
- Perjuangan ini penuh risiko, mulai dari menghadapi arus bawah laut yang tidak terprediksi hingga ancaman keracunan oksigen saat mengganti tabung.
- Kirana berhasil menyelesaikan misi berbahaya tersebut dengan total waktu penyelaman selama 67 menit pada Maret 2026.
Suara.com - Kirana Larasati mengukir prestasi gemilang. Ia memecahkan rekor MURI sebagai perempuan Indonesia pertama yang menyelam hingga kedalaman 127,8 meter.
Kirana Larasati berhasil menyelam ratusan meter tersebut di laut Tulamben, Karangasem, Bali pada Maret 2026.
Sebelumnya, Kirana sempat mencatatkan rekor pribadi di kedalaman 122,8 meter saat melakukan penyelaman di Sipadan, Malaysia pada Januari 2026.
"Jadi secara individual ini, rekor pertama yang kemudian setelah dicatat ditumbangkan langsung dalam waktu kurang dari dua bulan," kata Yusuf Ngasi dalam konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat, 6 Maret 2026.
Kirana Larasati mengucap syukur bahwa proses ini berjalan lancar. Walaupun di awal, ia sempat merasa khawatir.
"Di hari H-nya cukup lega, karena walaupun di persiapan-persiapan sebelumnya saya latihan, itu saya tetap merasa nervous H," ungkap Kirana Larasati.
Kirana Larasati pun berbagi pengalaman bagaimana ketakutan itu dirasakan. Sebab ia tidak bisa memprediksi kondisi alam.
Terutama bicara soal arus laut, apalagi dengan kedalaman lebih dari 100 meter.
"Nah tantangannya itu alam ya. Jadi yang namanya arus itu tidak hanya ke kanan atau ke kiri, tapi ke atas dan ke bawah," tutur Kirana Larasati.
Baca Juga: Wow! Dokter Ini Pecahkan Rekor MURI: Suntik Filler Dagu Terbanyak dalam Sehari
Bintang sinetron Azizah ini memberikan contoh, saat ia menyelam, arus ke bawah akan membantunya cepat sampai di target.
Namun, akan menjadi masalah jika arus tersebut ada saat Kirana Larasati hendak naik ke permukaan.
"Itu kan berarti ada perlawanan dari bawah. Nah itu dikhawatirkan," terang Kirana Larasati.
Tantangan lain adalah persediaan oksigen dalam tabung. Kirana Larasati menggambarkan dirinya membawa beberapa tabung yang diganti sesuai kebutuhan di air.
"Ketika saya ganti tabung, saya tidak boleh melebihi batas kedalaman. Karena kalau saya melebihi batas kedalaman tabung tersebut saya bisa keracunan dan pingsan gitu. Nah itu yang agak deg-degan," paparnya.
Beruntung, Kirana Larasati bisa menyelesaikan targetnya dengan lancar. Ia tercatat melakukan penyelaman tersebut dalam waktu 67 menit.