facebook

Tragedi Kopi Sianida Diangkat ke Serial, Rio Dewanto Antusias

Sumarni | Yuliani
Tragedi Kopi Sianida Diangkat ke Serial, Rio Dewanto Antusias
Rio Dewanto [Suara.com/Herwanto]

Rio Dewanto menjadi salah satu pemainnya.

Suara.com - Sianida merupakan serial thriller original WeTV yang terinspirasi dari kisah nyata tragedi kopi Sianida di sebuah kafe di kawasan Sarinah beberapa tahun lalu. Mendapat peran di serial tersebut, Rio Dewanto tak pikir dua kali untuk menerimanya.

"Pas baca skripnya seru banget ya, soal pembunuhan di Indonesia banyak banget yaa, emang pernah dengar salah satunya yang diracun di cafe pembunuhan dengan Sianida," kata Rio Dewanto dalam jumpa pers virtual, Selasa (24/8/2021).

Berperan sebagai David, Rio Dewanto mengatakan perlu melakukan bedah skrip beberapa kali. Sebab, emosi dan karakternya akan terus meningkat menuju episode akhir.

"Mungkin perubahan karakter yaa yang bikin beda, David dari setiap episode akan ada perubahan karakter yang keliatan banget," tuturnya.

Baca Juga: Syakir Daulay Angkat Kisah Cinta Zikri Daulay ke Film Layar Lebar

Serial Sianida [Instagram/@wetvindonesia]
Serial Sianida [Instagram/@wetvindonesia]

Rio Dewanto mengatakan serial ini juga berbeda dengan kebanyakan lainnya. Sebab, serial ini terhitung berani dari segi skrip dan genre yang tak umum di Indonesia.

"Skripnya berani banget yaa, ya semoga selain jadi hiburan bisa memberikan edukasi soal Sianida," harapnya.

Serial WeTV Original Sianida ini diproduksi oleh WeTV bekerjasama dengan Multivisonplus. Meski terinspirasi dari kisah nyata, cerita dan karakter di dalamnya merupakan fiktif belaka.

"Semua ini cerita fiktif, ini terinspirasi kisah nyata tapi karakter dan alur terinspirasi dari penulis," ungkap Raam Punjabi.

Sianida akan tayang setiap minggu mulai 25 Agustus 2021. Memiliki total 12 episode, setiap episodenya akan meninggalkan teka-teki khas serial genre thriller misteri.

Baca Juga: Saksikan Besok di Suara.com, FGD Menghidupkan Kembali Festival Film Saat Pandemi

"Sianida diputuskan menjadi serial thriller pertama di WeTv karena dengan genre ini kami melihat sebuah konten yang belum pernah ada sebelumnya," ujar Lesley Simpson, Country Head WeTV dan iflix Indonesia dalam jumpa pers.

Komentar