Menutupi Kebotakan, Piyu Padi Sampai Bingung Pakai Topi Jenis Apa Lagi

Ferry Noviandi
Menutupi Kebotakan, Piyu Padi Sampai Bingung Pakai Topi Jenis Apa Lagi
Piyu Padi [Instagram @piyu_logy]

Hingga akhirnya, Piyu Padi memilih transplantasi rambut untuk mengatasi masalah kebotakan yang dialaminya.

Suara.com - Piyu Padi selama beberapa tahun belakangan bermasalah dengan kebotakan. Hingga akhirnya kini ia bahagia karena menemukan solusi untuk masalahnya tersebut.

Sebagai seorang rocker, Piyu mengaku lebih percaya diri dengan rambutnya yang gondrong. Hal itu pun seakan menjadi ciri khas, sejak berkarier bersama Padi.

Piyu Padi bersama dr Farmanina selaku pemilik Farmanina Aesthetic & Hair Clinic. [dokumentasi pribadi]
Piyu Padi bersama dr Farmanina selaku pemilik Farmanina Aesthetic & Hair Clinic. [dokumentasi pribadi]

Namun seiring bertambah usia, lelaki 49 tahun ini mengalami berbagai masalah rambut. Mulai dari rambut rontok, garis rambut yang mundur, dan kepala yang mulai botak.

Awalnya, Piyu Padi mencoba menutupi kebotakannya dengan menggunakan topi. Bahkan segala jenis topi pernah ia coba, agar tampil percaya diri sekaligus menutupi rambutnya yang mulai menipis.

Baca Juga: Piyu Padi Ungkap Kronologi Meninggalnya Eben Burgerkill

"Sampai saya pikir mau pakai topi apa lagi ya, karena sudah pakai segala macam. Pakai vedora yang model apa pun saya sudah coba. Banyak yang DM minta rambut saya dipanjangin lagi. Saya juga pengin gondrong lagi, tapi enggak bisa," kata Piyu Padi.

Piyu Padi dan Slash, di mana penampilan Piyu masih dengan rambut gondrognnya. [Instagram @piyu_logy]
Piyu Padi dan Slash, di mana penampilan Piyu masih dengan rambut gondrognnya. [Instagram @piyu_logy]

Hingga akhirnya, Piyu Padi menemukan solusi dari Farmanina Aesthetic & Hair Clinic. Melihat sejumlah musisi melakukan transplantasi di klinik ini, seperti Kaka Slank salah satunya, Piyu tertarik. Apalagi, klinik ini berada di Indonesia.

"Aku menemukan Farmanina Aesthetic & Hair Clinic di Instagram. Dan kalau dilihat ternyata ini asyik banget, ini menarik, dan ternyata ini juga pertama kali di Indonesia untuk transplantasi rambut. Bagi saya ini adalah sebuah solusi, jawaban untuk menangani masalah rambut saya," ujar Piyu Padi.

Piyu kemudian berkonsultasi dan memutuskan untuk melakukan tranplantasi. Piyu berharap masalah rambutnya dapat selesai, dan membuatnya lebih percaya diri saat tampil di atas panggung.

Meski belum terlihat gondrong, tapi nampak pertumbuhan rambut di bagian yang mengalami kebotakan di kepala Piyu Padi. Piyu pun tampak lebih percaya diri dengan rambut barunya. [Instagram]
Meski belum terlihat gondrong, tapi nampak pertumbuhan rambut di bagian yang mengalami kebotakan di kepala Piyu Padi. Piyu pun tampak lebih percaya diri dengan rambut barunya. [Instagram]

"Jadi saya rasa ini sudah keputusan saya yang paling-paling tepat adalah dengan melakukan transplantasi rambut. Supaya nanti rambut saya bisa panjang lagi, bisa gondrong lagi dan menambah kepercayaan diri lagi karena dengan begitu saya enggak perlu memakai topi lagi," imbuh pemilik nama asli Satriyo Yudi Wahono ini.

Baca Juga: Aria Baron Meninggal, Piyu Padi : Semua Jawaban Langit Sudah Kamu Dapat

Setelah menjalani transplantasi rambut, Piyu Padi mengaku senang. Ia seperti baru saja menjalani sebuah lembaran baru dalam perjalanan hidupnya. Dengan rambut Piyu yang pendek, terlihat pertumbuhan rambut di bagian yang selama ini mengalami kebotakan.

"Saya rasa bercampur aduk, pertama pasti happy karena ini sebuah lembaran baru buat saya dan saya berharap ini akan mengembalikan lagi karakter saya. Akhirnya semua berjalan dengan lancar," tutur Piyu Padi sambil tertawa.

Farmanina Aesthetic & Hair Clinic menggunakan metode DHI (Direct Hair Implantation) Medical Group sejak 2016, dan memberikan hasil maksimal.

Piyu Padi sempat memilih memakai topi untuk menutupi kebotakannya. [Instagram]
Piyu Padi sempat memilih memakai topi untuk menutupi kebotakannya. [Instagram]

"DHI ini sekarang teknik yang terbaru dan yang terbaik. Tingkat keberhasilannya lebih tinggi sekitar 97 persen. Kenapa lebih tinggi? Karena setiap folikel kami pilih yang bagus baru kami tanamkan. Kalau konsep lama keberhasilannya hanya sekitar 50 sampai 60 persen saja," kata dr Farmanina, pemilik Farmanina Aesthetic & Hair Clinic.

Terkait transplantasi rambut, dr Farmanina menambahkan bahwa ini bukan operasi. Proses yang dilakukan dalam transplantasi rambut kepada pasien adalah teknik memindahkan jaringan dan akar rambut ke daerah yang terjadi kebotakan.

"Karena orang kalau sudah berpikir soal operasi, sugestinya sudah pasti sakit. Ini bukan operasi, kami hanya memindahkan jaringan dan memindahkan akar rambut ke daerah yang terjadi kebotakan," imbuh dokter yang sudah mengikuti pelatihan DHI Academy Master Meeting di kota Athena, Yunani itu.

Komentar