Rico Ceper Tanggapi Tragedi Kanjuruhan: Sepak Bola Itu Hiburan, Bukan Kuburan!

Sumarni, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 06 Oktober 2022 | 12:14 WIB
Rico Ceper Tanggapi Tragedi Kanjuruhan: Sepak Bola Itu Hiburan, Bukan Kuburan!
Aksi Presenter Rico Ceper ketika mencetak gol ke gawang lawan saat laga persahabatan antara Selebritis FC vs AIFC Garuda Putih di Lapangan ABC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (24/12/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Rico Ceper buka suara menyikapi Tragedi Kanjuruhan yang membuat sepak bola Indonesia berduka.

Hadir di program Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Kamis (6/10/2022), Rico Ceper menyayangkan jatuhnya korban jiwa dari insiden tersebut.

Suporter Arema FC memasuki lapangan setelah tim yang didukungnya kalah dari Persebaya dalam pertandingan sepak bola BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.
Suporter Arema FC memasuki lapangan setelah tim yang didukungnya kalah dari Persebaya dalam pertandingan sepak bola BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.

"Sepak bola itu hiburan, bukan kuburan. Satu nyawa saja nggak sebanding buat olah raga ini," ujar Rico Ceper.

Rico Ceper kemudian meminta seluruh kelompok suporter di Indonesia untuk belajar dari Tragedi Kanjuruhan dengan bersikap lebih dewasa dalam menerima kekalahan.

"Kedewasaan itu perlu. Di seluruh dunia sudah banyak kematangan semua pihak," kata Rico Ceper.

Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.

Namun di sisi lain, Rico Ceper juga menyayangkan sikap aparat kepolisian yang mengeluarkan begitu banyak gas air mata untuk mengurai massa di area tertutup seperti tribun stadion.

Langkah itu terbukti menimbulkan banyak korban dari Aremania yang tertahan di tribun akibat sesak napas dan terinjak-injak imbas berdesakan saat keluar stadion.

"Ya ini disikapinya kurang pas, sehingga jadi berantakan," tutur Rico Ceper.

Oleh karenanya, Rico Ceper meminta tragedi Kanjuruhan diusut tuntas dari berbagai sisi. Ia yakin ada pihak yang bisa dimintai pertanggungjawaban atas insiden tersebut.

baca juga

"Tetap harus ditemukan siapa yang bertanggung jawab. Kan klisenya gitu, selalu ini yang terakhir, tapi ada terus. Jadi ya kapan habisnya?," ucap Rico Ceper.

Sebagaimana diketahui, kekalahan Arema FC atas Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktober 2022 memicu kemarahan Aremania yang datang menyaksikan pertandingan.

Usai peluit panjang dibunyikan, salah satu Aremania turun ke lapangan untuk mengutarakan kekecewaan dan disusul yang lain.

Imbasnya, polisi langsung menembakkan gas air mata untuk mengurai massa. Sayang, asap dari gas air mata justru memenuhi tribun tempat Aremania yang tidak ikut melakukan protes.

Tembakan gas air mata juga yang diduga menimbulkan banyaknya korban jiwa dari Aremania yang masih berada di tribun suporter karena sesak napas.

Sampai saat ini, jumlah korban meninggal dunia imbas Tragedi Kanjuruhan dari pihak Aremania sudah mencapai ratusan orang.

Selain Aremania, dua korban meninggal dunia juga datang dari pihak kepolisian yang malam itu bertugas mengamankan pertandingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang

Aksi peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:00 WIB

I.League Cabut Larangan Suporter Tandang, Pertama Sejak Tragedi Kanjuruhan

I.League Cabut Larangan Suporter Tandang, Pertama Sejak Tragedi Kanjuruhan

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, Eks Kapolres Malang Ferli Hidayat Jabat Koorspripim Polri

Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, Eks Kapolres Malang Ferli Hidayat Jabat Koorspripim Polri

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:11 WIB

Ingatkan Regulasi PSSI, Persib Bandung Larang Aremania Hadir di GBLA

Ingatkan Regulasi PSSI, Persib Bandung Larang Aremania Hadir di GBLA

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan

Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 09:51 WIB

Rico Ceper Protes Keras ke Pengelola, Rumahnya di Bintaro Banjir Terus

Rico Ceper Protes Keras ke Pengelola, Rumahnya di Bintaro Banjir Terus

Entertainment | Kamis, 30 Oktober 2025 | 10:38 WIB

Aremania Wajib Catat! Manajemen Arema FC Tetapkan Harga Tiket Laga Kandang

Aremania Wajib Catat! Manajemen Arema FC Tetapkan Harga Tiket Laga Kandang

Bola | Minggu, 03 Agustus 2025 | 17:16 WIB

Eng Ing Eng! Rekam Jejak Sekjen PSSI Yunus Nusi Komisaris Anyar Angkasa Pura

Eng Ing Eng! Rekam Jejak Sekjen PSSI Yunus Nusi Komisaris Anyar Angkasa Pura

Bola | Kamis, 10 Juli 2025 | 13:42 WIB

1000 Hari Tragedi Kanjuruhan, Doa dan Tuntutan Keadilan Bagi Korban

1000 Hari Tragedi Kanjuruhan, Doa dan Tuntutan Keadilan Bagi Korban

Foto | Sabtu, 28 Juni 2025 | 10:53 WIB

Mengenang 1.000 Hari Tragedi Kanjuruhan: Sejauh Mana Keadilan Kian Menepi?

Mengenang 1.000 Hari Tragedi Kanjuruhan: Sejauh Mana Keadilan Kian Menepi?

Your Say | Kamis, 26 Juni 2025 | 07:49 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×