Ngaku Trauma, Lina Mukherjee Pernah Alami Kekerasan Fisik di Lingkungan Pesantren

Ismail | Shevinna Putti Anggraeni
Ngaku Trauma, Lina Mukherjee Pernah Alami Kekerasan Fisik di Lingkungan Pesantren
Profil Lina Mukherjee (Instagram/@linamukherjeereal)

Lina MUkherjee mengaku pernah alami pengalaman traumatik dengan seorang ustaz ketika tinggal di lingkungan pesantren.

Suara.com - Belakangan, Lina Mukherjee cukup menjadi sorotan setelah blak-blakan mengonsumsi babi dan menyinggung rukun Islam. Karena tindakannya tersebut, perempuan 32 tahun ini pun dilaporkan ke polisi atas kasus penistaan agama.

Alih-alih merasa bersalah dan meminta maaf, Lina Mukherjee justru semakin blak-blakan bahwa dirinya seorang pendosa.

Lina Mukherjee (Instagram/@linamukherjee_)
Lina Mukherjee (Instagram/@linamukherjee_)

Tak hanya makan babi, Lina Mukherjee mengaku pernah berzina dan mengonsumsi minuman beralkohol.

Lina Mukherjee menegaskan bahwa dirinya tak bangga dengan semua kelakuannya tersebut. Ia lantas bercerita pengalamannya sewaktu tinggal di pesantren semasa kecil.

Baca Juga: Imbas Makan Babi, Lina Mukherjee Akhirnya Minta Maaf dan Akui Siap Diperiksa Polisi

"Jadi, aku punya cerita suatu ketika aku pernah di pesantren. Bukan aku bangga maksiat ya. Aku itu anak pesantren, aku punya trauma berat ketika di pesantren," kata Lina Mukherjee dalam Instagram Story, Jumat (18/3/2023).

Lina Mukherjee. [Instagram]
Lina Mukherjee. [Instagram]

Selebgram yang mengidolakan Bollywood tersebut pernah mengalami kekerasan selama tinggal di pesantren hingga membuatnya trauma.

"Aku kayak pernah dijotosin ustaz, terus ditonjokin sampai telinga aku berdarah ketika rambut aku keluar dari jilbab. Ini oknum lho ya," jelasnya.

Pengalaman traumatis itulah yang membuat Lina Mukherjee masih mencari tahu atau mempelajari agama Islam yang dianutnya.

"Itu kadang-kadang aku kayak trauma banget. Jadi, aku itu sebenarnya agama masih banyak mempelajari yang lebih baik. Jadi, aku tidak pernah menghina," ujarnya.

Baca Juga: Lina Mukherjee Sesumbar Sebut Nama Bunda Corla akan Tenggelam, Auto Diserbu Cemoohan Warganet

Lina Mukherjee juga menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud mengolok-olok agama Islam. Sebab, ayahnya juga seorang ustaz di kampung halaman.

"Sedangkan, bapak aku di kampung ustaz orang yang tahu agama. Aku tidak mungkin menghina muslim," katanya.