Soroti Kematian Janggal Mahasiswa Bali, Hotman Paris Siap Turun Tangan

Rabu, 22 November 2023 | 18:13 WIB
Soroti Kematian Janggal Mahasiswa Bali, Hotman Paris Siap Turun Tangan
Hotman Paris Hutapea di kawasan Tendean, Jakarta, Selasa (14/11/2023) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris mengunggah video seorang perempuan yang histeris karena adiknya, Aldi Sahilatua Nababan meninggal dunia secara misterius. Diduga, lelaki yang berstatus mahasiswa di Bali ini, dibunuh.

Dalam video yang diunggah, si perempuan berteriak kalau sang adik mati dibunuh. Ironisnya, pihak keluarga tidak bisa melihat proses autopsi di RS Bhayangkara Medan.

"Tuhan! mati anak itu. Tuhan Yesus tolong kami. Tuhan tolong, ada apa ini sebenarnya? Adikku!!! Sampai mati anakku Tuhan," ucap perempuan tersebut di unggahan Instagram Hotman Paris Hutapea, Rabu (22/11/2023).

"Kenapa tidak diperbolehkan? Ada saksi dari kami. Siapa rupanya lawan kami?" imbuh si perempuan yang masih berteriak.

Hotman Paris yang mengomentari video tersebut lantas menawarkan bantuan hukum. "Apa keluarga butuh bantuan Hotman 911?? Anaknya mati?" tanya pengacara kondang ini.

Ilustrasi pembunuhan (unsplash)
Ilustrasi pembunuhan (unsplash)

Warganet yang melihat unggahan Hotman Paris memberikan dukungan agar pengacara tersebut turun tangan. Salah satunya adalah akun yang mengatasnamakan teman dari Aldi selaku korban.

"Om Hotman, please, tolong. Ini teman saya yang meninggal," kata pemilik akun @billa_hamid14.

Detail Kejadian

Ditinjau dari akun @billa_hamid14, ia merinci postingan dari kakak Aldi Sahilatua, Monalisa Nababan. Ia menduga adiknya dibunuh di kost-an yang beralamat Nusa Dua Koi Kos, Gang Kunci, Jalan By Pass Ngurah Rai No.23, Benoa, Kuta Selatan (kamar kos no 10 lantai 1) (Indekos), KAB. BADUNG, KUTA SELATAN, BALI.

Baca Juga: Penampilannya Dibilang Norak, Hotman Paris Justru Merasa Cocok

"Alat kelamin pecah dan mengeluarkan darah, sekujur tubuh lebam, mulut dan hidung mengeluarkan darah, engsel siku tangan bergeser," tulisnya di Instagram, Rabu (22/11/2023).

Kasus ini sebenarnya sudah ditangani kepolisian dari Polsek Kuta Selatan dan Polrestabes Denpasar. Sebagai tindak lanjutan, jenazah tengah diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Sumatera Utara.

Namun keluarga merasa ada yang janggal. Sebab tidak ada satu pun dari mereka yang diperbolehkan melihat proses autopsi.

"Pihak keluarga sudah memberi opsi untuk diwakilkan dokter yang ditunjuk keluarga. Tapi tidak diterima oleh Dokter Forensik Desi, bahkan ruangan bedah dikunci rapat dan dikawal penjaga," kata Monalisa Nababan.

"Kami tidak diperbolehkan mendokumentasikan jenazah dari mulai pembukaan peti sampai di autopsi," imbuhnya.

Maka dengan adanya keanehan tersebut, pihak keluarga meminta bantuan agar kasus ini diusut. Tersemat nama Presiden Joko Widodo dan juga kepolisian Republik Indonesia dalam unggahan tersebut.

"Memohon dengan sangat untuk menangkap dan menghukum seberat-beratnya yang membunuh adik saya Aldi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI