Alami Bully hingga Pelecehan Seksual dari Geng Tai, Korban Stres Akut

Jum'at, 01 Maret 2024 | 17:23 WIB
Alami Bully hingga Pelecehan Seksual dari Geng Tai, Korban Stres Akut
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alvino Cahyadi (tengah) saat merilis kasus bully di Binus Serpong Tangerang Selatan pada Jumat (1/3/2024). [Suara.com/Rena Pangesti]

Suara.com - Korban bully Geng Tai ternyata tidak hanya mendapat pengeroyokan. Ia juga diduga mengalami pelecehan seksual.

Terkini, kondisi korban bully mengkhawatirkan. Sebab bukan hanya fisik tapi juga psikis.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan Psikologis korban merasa takut, tertekan dan stres akut," kata AKP Alvino Cahyadi, Kasat Polres Metro Tangerang Selatan saat konferensi pers pada Jumat (1/3/2024).

Warung Ibu Gaul, TKP Bully Siswa Binus School Serpong. [Suara.com/Rena Pangesti]
Warung Ibu Gaul, TKP Bully Siswa Binus School Serpong. [Suara.com/Rena Pangesti]

Sementara itu soal fisik, korban mengalami luka akibat pukul hingga sundutan korek api dan rokok.

"Memar dan luka lecet di leher, luka bekas sundutan rokok pada leher bagian belakang dan luka bakar pada lengan tangan kiri," tutur AKP Alvino Cahyadi.

Bagaimana tidak mengalami luka tersebut, korban dikeroyok hingga dua kali.

Pertama, terjadi di Warung Ibu Gaul, sebrang Binus School pada 2 Februari 2024. Korban ditatar sebagai syarat masuk Geng Tai.

(Pelaku) menjambak rambut, mencubit dada, memukul perut dan kepala dengan posisi jari tangan dikepal, menarik kerah baju, menggelitik dan memukul perut, menendang kaki dan memukul wajah," kata AKP Alvino Cahyadi.

Selain perbuatan tersebut, adapula pelecehan seksual yang dilakukan kepada korban.

Baca Juga: Syarat Masuk Geng Tai yang Dihuni Anak Artis, Salah Satunya Dilecehkan Secara Seksual

"Memberikan arahan atau instruksi untuk melepaskan celana," jelas Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Selatan.

TKP bully siswa Binus yang Melibatkan Anak Vincent Rompies. [Suara.com/Rena Pangesti]
TKP bully siswa Binus yang Melibatkan Anak Vincent Rompies. [Suara.com/Rena Pangesti]

Pada kali kedua yang terjadi di 13 Februari 2024. Hal yang dilakukan tambah parah.

"(Pelaku) menyundut korek yang sudah dipanaskan ke lengan kiri korban, memiting leher korban, memukul perut korban, dan mendorong badan korban," terang AKP Alvino Cahyadi.

Atas kejadian ini, polisi memeriksa 12 saksi. Empat diantaranya kini tersangka sementara lainnya berstatus Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI