Buat Gaduh dan Dianggap Bisa Pengaruhi Proses Penyidikan, Film Vina: Sebelum 7 Hari Diadukan ke Bareskrim Polri

Sumarni, Tiara Rosana

Rabu, 29 Mei 2024 | 10:43 WIB
Buat Gaduh dan Dianggap Bisa Pengaruhi Proses Penyidikan, Film Vina: Sebelum 7 Hari Diadukan ke Bareskrim Polri
Sinopsis Film Vina: Sebelum 7 Hari (Instagram/deecompany_official)

Suara.com - Sorotan untuk film Vina: Sebelum 7 Hari masih belum berakhir. Terkini, film karya sutradara Anggy Umbara tersebut diadukan oleh Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia (ALMI) ke Bareskrim Mabes Polri pada Selasa (28/5/2024).

Aduan polisi itu dibuat karena film karya rumah produksi Dee Company itu sudah membuat gaduh. Pasalnya kasus Vina Cirebon 2016 sendiri saat ini masih dalam tahap penyidikan oleh Polda Jawa Barat.

"Bisa diklarifikasi agar tidak membuat kegaduhan di publik. Kenapa kami mengatakan ini membuat kegaduhan karena proses hukum sedang berjalan," kata Zainul Arifin selaku ketua umum ALMI saat ditemui usai membuat aduan. 

Zainul Arifin dan Mualim Bahar usai membuat aduan polisi terhadap film Vina: Sebelum 7 Hari di Bareskrim Mabes Polri, Selasa (28/5/2024). [Suara.com/Tiara Rosana]
Zainul Arifin dan Mualim Bahar usai membuat aduan polisi terhadap film Vina: Sebelum 7 Hari di Bareskrim Mabes Polri, Selasa (28/5/2024). [Suara.com/Tiara Rosana]

Anggota ALMI khawatir segala kegaduhan yang terjadi karena film ini menggiring opini dan mempengaruhi kinerja polisi maupun pengadilan nanti dalam membuat keputusan.

Karenanya, Zainul Arifin dan kawan-kawan berharap agar film Vina: Sebelum 7 Hari yang saat ini masih tayang di bioskop bisa ditarik peredarannya. Hal ini merujuk pada Undang-Undang tentang Perfilman pasal 31 ayat 1.

"Kami beranggap jangan sampai gara-gara film ini kemudian ada penggiringan opini yang akhirnya bisa mempengaruhi teman-teman penyidik kepolisian, sampai ke majelis hakim ketika memutus perkara ini," tutur Mualim Bahar selaku Sekjen ALMI.

"Undang-undang perfilman di pasal 31 ayat 1 dijelaskan pemerintah berhak mencabut melarang peredaran film itu jikalau mengandung kegaduhan. Kami anggap sudah ada delik pidana di sini, di UU ITE juga terkait dengan pelarangan pemutaran film karena ada kegaduhan itu," sambungnya. 

Di sisi lain, aduan tersebut sudah diterima oleh pihak kepolisian. Akan tetapi ALMI masih harus melengkapi berkas, salah satunya adalah klarifikasi ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebagai lembaga sensor film soal kejelasan apakah film itu layak tayang.

Suasana gala premiere film Vina: Sebelum 7 Hari di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Senin (6/5/2024). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Suasana gala premiere film Vina: Sebelum 7 Hari di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Senin (6/5/2024). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

"Penting bagi kami untuk meminta penjelasan ke mereka (KPI). Ketika mereka memberikan penjelasan kalau film ini layak, tidak ada hal-hal yang dilanggar, denga jawaban itu saja, maka kami punya kewenangan hukum, untuk melaporkan ke Bareskrim," terang Zainul Arifin. 

baca juga

Sebagaimana diketahui, film Vina: Sebelum 7 Hari dibuat berdasarkan kisah nyata kasus pembunuhan atas gadis bernama Vina di Cirebon pada 2016 lalu.

Saat ini kasus tersebut masih berjalan dan terakhir, Polda Jawa Barat sudah menetapkan satu tersangka lainnya yaitu Pegy Setiawan alias Robby alias Perong. Dia ditangkap polisi pada 21 Mei 2024 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Niat Ikut Nimbrung Kasus Vina Cirebon, Farhat Abbas Malah Tuai Sindiran Pedas

Niat Ikut Nimbrung Kasus Vina Cirebon, Farhat Abbas Malah Tuai Sindiran Pedas

Entertainment | Rabu, 29 Mei 2024 | 08:46 WIB

Kisah Viral Nimas 10 Tahun Dikuntit Adi Bakal Diangkat Jadi Film,  Langsung Tuai Kritik

Kisah Viral Nimas 10 Tahun Dikuntit Adi Bakal Diangkat Jadi Film, Langsung Tuai Kritik

Entertainment | Selasa, 28 Mei 2024 | 22:16 WIB

Linda Tak Tahu Siapa Pegi Setiawan, Tapi Kenal Salah Satu Terpidana Kasus Vina

Linda Tak Tahu Siapa Pegi Setiawan, Tapi Kenal Salah Satu Terpidana Kasus Vina

Entertainment | Selasa, 28 Mei 2024 | 21:30 WIB

Penampakan Ijazah Pegi Tersangka Kasus Vina Cirebon, Pancing Kecurigaan: Punyaku Gak Gini Perasaan

Penampakan Ijazah Pegi Tersangka Kasus Vina Cirebon, Pancing Kecurigaan: Punyaku Gak Gini Perasaan

Entertainment | Selasa, 28 Mei 2024 | 20:45 WIB

Ayah Korban Eky di Kasus Vina Bungkam, Eks Kabareskrim Susno Duadji Khawatir Opini Publik Makin Liar

Ayah Korban Eky di Kasus Vina Bungkam, Eks Kabareskrim Susno Duadji Khawatir Opini Publik Makin Liar

Entertainment | Selasa, 28 Mei 2024 | 20:45 WIB

Film Indonesia Tembus 5 Juta Penonton, Vina: Sebelum 7 Hari Salip Dilan 1991

Film Indonesia Tembus 5 Juta Penonton, Vina: Sebelum 7 Hari Salip Dilan 1991

Entertainment | Rabu, 29 Mei 2024 | 08:45 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×