Alami Psikosomatis, Sogi Indra Dhuaja Sampai Konsumsi 270 Obat Demi Bisa Sembuh

Minggu, 23 Juni 2024 | 22:00 WIB
Alami Psikosomatis, Sogi Indra Dhuaja Sampai Konsumsi 270 Obat Demi Bisa Sembuh
Sogi Indra Dhuaja [Instagram/@sisogi]

Suara.com - Presenter sekaligus komedian Sogi Indra Dhuaja menceritakan pengalamannya saat didiagnosa mengidap anxiety to depression pada 2020 lalu. Penyakit tersebut dia derita di tengah masa pandemi Covid-19 lalu. 

Sogi bercerita bahwa kala itu dia mengalami sakit gerd parah yang membuatnya harus mengonsumsi obat selama 90 hari tanpa henti yang diminum rutin tiga kali sehari.

"Jadi di masa pandemi itu gue merasakan ada yang salah dengan kondisi badan gue. Gue tuh gerd lama banget dan si gerd ini, gue tuh sampe dapat obat (untuk) 90 hari dari dokter," kata Sogi saat ditemui di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (22/6/2024). 

"(Waktu itu) sehari minum tiga kali, jadi obatnya ada 270 yang gue harus makan," ucap Sogi menyambung. 

Sogi Indra Dhuaja [Instagram/@sisogi]
Sogi Indra Dhuaja [Instagram/@sisogi]

Merasa ada yang salah, akhirnya Sogi Indra mengecek kondisi tubuhnya lebih lanjut. Saat itulah sang komedian tahu kalau ada yang salah dengan psikologisnya.

Sogi Indra Dhuaja didiagonosa dokter mengalami gangguan kecemasan.

"Di situ gue mencari tahu apa penyebabnya. Ternyata salah satu penyebab gerd itu kondisi psikologis. Ternyata masalah psikologis yang terjadi sama seseorang bisa menjadi penyakit fisik, apapun itu, nah di gue jadi Gerd," tutur Sogi. 

"Saat itu gue mencari sesuatu apa yang salah dari gue, dari sisi klinis dan fisik ya. Kemudian ditemukan lah, akhirnya ke psikolog, ke dua psikolog. Dua-duanya mengatakan gue ini anxiety to depression," ungkapnya lagi. 

Setelah menjalani perawatan, Sogi akhirnya berhasil mengatasi penyakitnya dan sembuh.

Baca Juga: Tatapan ke Bintang Bikin Terenyuh, Sule Berpesan ke Anak-anak: Bukan Soal Anak Tiri

"Itu dibenerin, konsul sama mereka, ternyata si gerd itu tidak permah kembali sama gue. Gue sekarang bisa mengontrol pikiran, perasaan," terangnya.

Lebih lanjut, Sogi juga menganjurkan agar lebih peduli dengan kondisi kesehatan mental. 

"Gue sih lewat teman-teman pengin menginformasikan, mengajak untuk semua yang baca nonton atau dengan community aware dengan kondisi kesehatan mental,” ungkap Sogi. 

"Kadang-kadang orang yang menyuarakan kondisi kesehatan mental suka dibilang cemen lu, gitu aja, sok-sok kesehatan mental. Ternyata butuh dicek karena efeknya bisa ke mana-mana," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI