Deretan Video Analog Horror Paling Terkenal Selain Peringatan Darurat Indonesia, Ada yang Lebih Seram?

Rifan Aditya

Kamis, 22 Agustus 2024 | 11:15 WIB
Deretan Video Analog Horror Paling Terkenal Selain Peringatan Darurat Indonesia, Ada yang Lebih Seram?
Deretan video analog horror paling terkenal, siaran darurat, peringatan darurat indonesia (platform X)

Suara.com - Baru-baru ini beredar di media sosial video analog horor yang memperlihatkan Garuda Pancasila berlatar belakang warna biru dengan narasi "Peringatan Darurat". Video ini adalah gerakan di media sosial lantaran kemelut menjelang Pilkada 2024. 

Terlepas dari isu politik ini, apa saja video analog horror paling terkenal yang pernah dibuat? Apakah video Peringatan Darurat Indonesia termasuk salah satunya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Perlu diketahui sebelumnya, video Peringatan Darurat Indonesia yang sedang viral ini merupakan salah satu genre film yang dikenal dengan nama analog horor. Nah, analog horror itu sendiri merupakan subgenre horor dengan gaya visual serta ciri khas teknologi lawas.

Biasanya pencipta video ini menggunakan VHS dan kaset rekaman sebagai sumbernya. Mereka pun tidak jarang menggunakan cuplikan arsip dokumen peristiwa sejarah untuk menguatkan pesan dan informasi yang ingin disampaikan. 

Sementara itu, Gerakan "peringatan darurat" itu sendiri merupakan gerakan masyarakat yang disuarakan melalui media sosial di tengah upaya DPR dan pemerintah menganulir putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah mengubah ambang batas persyaratan calon kepala daerah.

Lambang burung garuda berwarna biru itu pertama kali diunggah oleh akun kolaborasi @najwashihab, @matanajwa, dan @narasitv di Instagram. Unggahan tersebut menuai respon berupa dibagikan oleh puluhan ribu pengguna. Unggahan yang sama juga dibagikan sampai ke platform X.

Gerakan tersebut semakin meluas karena banyaknya seniman dan musisi yang ikut menaruh perhatian pada suhu politik tanah air.

Sebenarnya postingan Najwa Shihab tersebut merupakan potongan dari sebuah video di Youtube yang dibuat dengan konsep The Emergency Alert System (EAS) versi Indonesia yang diunggah oleh channel EAS Indonesia Concept.

Channel tersebut merilis video-video horor fiktif yang dikenal dengan seri Analog Horor. Konsep video tampak seperti tayangan siaran TVRI di tahun 1990an.

baca juga

Merespon kegaduhan tersebut, akun Habis Nonton Film di platform X juga ikut membagikan deretan video analog horror dengan konsep yang sama dengan EAS Indonesia.

Pertama-tama akun tersebut memposting screenshot potongan video "The Last Broadcast" yang mirip dengan lambang garuda warna biru yang dibagikan oleh akun kolaborasi Najwa Shihab dan lain-lain dari akun Youtube Blocky Brain. 

Jika masuk ke link tersebut, kamu bisa melihat deretan Video Analog Horror Indonesia yang lain. Konten video Analog Horror Indonesia merupakan serial video horror yang dubuat oleh akun Blocky Brain.

Isi setiap video berbeda-beda, tetapi sesuai dengan temanya yakni horror. Bagi yang tertarik dengan video analog horror Indonesia, berikut deretan video analog horror paling terkenal.

1. The Last Broadcast

Ini adalah video yang disebut oleh akun Habis Nonton Film di platform X. Banyak netizen menanggapi postingan tersebut dengan kejadian yang sedang berlangsung, di mana isi video yang tadinya murni FIKSI kini tampak menjadi kenyataan paska keputusan MK dianulir. Berikut untuk nonton "The Last Broadcast":

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sederet Komika Serukan Peringatan Darurat Indonesia, Kiky Saputri Kok Diam?

Sederet Komika Serukan Peringatan Darurat Indonesia, Kiky Saputri Kok Diam?

Entertainment | Kamis, 22 Agustus 2024 | 10:53 WIB

Demokrasi Hancur, Suara Rakyat Malah Terkubur

Demokrasi Hancur, Suara Rakyat Malah Terkubur

Your Say | Kamis, 22 Agustus 2024 | 10:43 WIB

Indonesia Gawat Darurat, Andovi Da Lopez: Sudah Tak Ada Keadilan

Indonesia Gawat Darurat, Andovi Da Lopez: Sudah Tak Ada Keadilan

Entertainment | Kamis, 22 Agustus 2024 | 10:16 WIB

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Alternatif Gambar Peringatan Darurat yang Viral di X

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Alternatif Gambar Peringatan Darurat yang Viral di X

Tekno | Kamis, 22 Agustus 2024 | 10:20 WIB

Terkini

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor

Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi

Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet

Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Pertamina Lubricants Catat Volume Ekspor 11 Ribu KL ke 16 Negara

Pertamina Lubricants Catat Volume Ekspor 11 Ribu KL ke 16 Negara

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:52 WIB

×